Terobosan Kota Malang, Bentuk Relawan RT dan Sediakan Tabung Oksigen per RW - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dengan relawan RT, diharapkan menggugah peran masyarakat dalam penanggulangan Covid-19 di Kota Malang. (foto: Chosa Setya/satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Terobosan Kota Malang, Bentuk Relawan RT dan Sediakan Tabung Oksigen per RW

satukanal.com, Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meningkatkan intensitas penanggulangan Covid-19. Bahkan, penanganan kian dipersempit hingga RT dan RW. Pemkot akan membentuk relawan di tiap RT serta menyiapkan tabung oksigen untuk warga yang isolasi mandiri pada tiap RW di Kota Malang.

“Pertama, tugas RT RW dikuatkan karena nanti akan ada training dari Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Puskesmas untuk pengawas dan pendampingan kesehatan. Mungkin masing-masing RT ada satu sampai tiga relawan,” ujar Walikota Malang Sutiaji

Pemkot, lanjut Sutiaji, akan memberikan insentif sebagai bentuk apresiasi bagi para relawan. Pasalnya, mereka akan bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan kesehatan hingga pandemi usai di Rt/Rw masing-masing. Selain itu Sutiaji bakal memberikan tabung oksigen pada masing-masing RW.

“Kami juga sudah pengadaan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk 600 tabung oksigen. Jadi, nanti per RW ada satu tabung oksigen bagi warga yang isolasi mandiri (Isoman),” jelasnya.

Tabung yang dipesan  dari China ditaksir menelan biaya Rp2,5 juta sampai Rp2,8 juta per tabung. Begitu juga, dengan obat gratis yang akan digelontorkan oleh Pemerintah Pusat.

Namun politikus partai Demokrat itu mengungkapkan, Provinsi Jawa Timur mendapat jatah sebanyak 300 ribu paket. Yang kemudian akan disalurkan sesuai dengan level klinis isoman. Dia menambahkan, perangkat daerah setempat seperti RT/RW maupun lurah akan menjadi akses warga yang ingin mendapatkan obat gratis.

“Nanti aksesnya melalui Rt atau Rw, lurah dan Koramil akan terjun. Karena dibaginya per Kodim dan yang ngedrop langsung Koramil,” pungkas Sutiaji.

Data yang dilansir dari liputan6.com, sebanyak 1.634 warga Kota Malang isolasi mandiri (isoman) selama pandemi Covid-19 mewabah sejak Maret 2020. Data tersebut, masuk dalam New All Record (NAR) bagi warga yang melakukan Swab PCR. Data pada 22 Juli 2021, masih ada 900 orang yang menjalani isolasi mandiri.

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo

Editor : Danu Sukendro

    Kanal Terkait