Ternyata Ini Alasan Live TV Persija VS Arema FC Terhenti | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
HIGHLIGHT

Ternyata Ini Alasan Live TV Persija VS Arema FC Terhenti

Satuchannel.com, Kota Malang – Siaran TV Laga Persija vs Arema FC yang hanya berjalan 30 menit pada jum’at (2/6) lalu, nampaknya berbuntut pada sebuah kasus bagi tim tuan rumah. Dalam hal ini, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta sebesar 20 juta atas kelalaiannya.

Sanksi ini dijatuhkan kepada Panpel Persija lantaran sikap suporter yang merusak mobil SNG salah satu stasiun TV, pemilik hak siar Liga 1 dengan pelemparan. Insiden ini mengakibatkan siaran yang berlangsung di TV terhenti.

Tak hanya merusak, suporter Persija atau dikenal ‘The Jak’ juga kedapatan menyalakan flare saat laga yang dimenangkannya 2-0 atas Arema. Pihak Komdis berkali-kali mengingatkan akan menindak tegas bagi suporter yang menyalakan Flare di lapangan.

Keputusan ini dibuat seusai Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin menggelar sidang bersama jajarannya di Kantor PSSI, Gran Rubina Kuningan, Jakarta, rabu (7/8). Bagi Asep, sidang sanksi ini merupakan ketujuh kalinya digelar, mengingat banyaknya rententan kasus yang terjadi di Liga 1.

Sesuai surat edaran sanksi, pihak Panpel Persija pun harus menanggung biaya ganti rugi atas kerusakan mobil SNG itu. Hal ini dinilai Komdis merupakan kelalaian Panpel.

“Selain Persija, ada juga beberapa klub yang dijatuhi sanksi serupa. Misalnya Persegres, Persipura, dan Tim Kalteng Putra,” ungkap Asep.

Untuk lebih lengkapnya, berikut sanksi-sanksi yang dijatuhi pihak Komdis PSSI sesuai surat edarannya :

1. Panpel Pertandingan Persija Jakarta dikenakan sanksi denda Rp. 20.000.000,- dan ganti rugi atas kerusakan mobil SNG dari stasiun TV pemilik hak siar Liga Indonesia karena supporter Persija melakukan pelemparan yang mengakibatkan rusaknya mobil SNG. Lalu menyalakan flare pada pertandingan Persija Jakarta melawan Arema FC.

2. Panpel Pertandingan Persegres Gresik United dikenakan sanksi berupa larangan bermain tanpa penonton pada pertandingan Persegres Gresik United melawan Persija Jakarta, tanggal 1 Juli 2017 dan denda Rp. 20.000.000. Kemudian ganti rugi atas kerusakan a-board karena terbukti menyalakan mercon, masuk ke dalam lapangan pertandingan dan membakar a-board pada pertandingan Persegres Gresik United melawan Persela Lamongan.

3. Pemain Persipura Jayapura, Marianus Wanewar dikenakan sanksi larangan bermain sebanyak 5 kali (1 kali mendapat Kartu Merah dan 4 kali sanksi tambahan) dan denda Rp. 10.000.000,- karena terbukti dengan sengaja mendatangi dan menanduk pemain PSM Makassar, Reva Adi Utama pada pertandingan PSM Makassar melawan Persipura Jayapura.

4.  Pemain Kalteng Putra, Galih Sudaryono dikenakan sanksi larangan bermain sebanyak 6 (enam) kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena terbukti dengan sengaja menendang pemain PS. Mojokerto Putra pada pertandingan Kalteng Putra melawan PS. Mojokerto Putra. (GUM)

Kanal Terkait