Terminal di Jawa Timur Tetap Beroperasi Meskipun Mudik Dilarang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Terminal di Jawa Timur Tetap Beroperasi Meskipun Mudik Dilarang
HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Terminal di Jawa Timur Tetap Beroperasi Meskipun Mudik Dilarang

Satukanal.com, Malang – Lebaran tahun 2021 ini, terminal di Jawa Timur akan tetap beroperasi meskipun mudik dilarang oleh pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur yakni Nyono. Dirinya mengatakan, meskipun mudik lebaran 2021 dilarang, namun tidak ada pelarangan warga untuk menggunakan bus antar kota.

Meskipun penggunaan bus antar kota bagi warga tetap diperbolehkan, Nyono menjelaskan sistem pengawasan mudik akan serupa dengan tahun lalu. Yaitu akan ada sistem penyekatan hingga pengawasan oleh para petugas pada warga pendatang ke Jatim.

Sistem penyekatan tersebut akan diterapkan kembali meskipun pemerintah pusat belum mengatur detail tentang pelarangan dan pengawasan mudik tahun 2021.

“Aturan teknisnya kota menunggu dari Kementerian Perhubungan. Yang jelas kalau peraturan dari Menteri Muhajir telah menyampaikan bahwa mudik dilarang. Tapi mekanisme detailnya belum ada petunjuk, namun kami menggambarkan bahwa aturannya akan sama seperti tahun lalu,” ujar Nyono.

Baca Juga :  2 Pemuda Jatim Sikat Uang 60 Juta Dollar Bantuan Covid-19 Milik Amerika Diringkus 

Adanya larangan mudik ini, Pemerintah Provinsi Jatim bersama dengan Dishub Jatim akan memastikan bahwa pengaturan pengawasan warga mudik akan dipantau secara ketat.

Sementara itu, Dishub akan bekerjasama dengan pihak Polda Jatim untuk melakukan pemantauan dan pengawasan dengan melakukan penyekatan di delapan titik. Termasuk di pintu pintu masuk Jatim seperti Ngawi dan juga Banyuwangi.

Para petugas juga akan ditugaskan untuk melakukan pengecekan pada setiap kendaraan yang melintas masuk ke wilayah Jatim. Apabila terdapat kendaraan yang ketahuan mudik, nantinya akan diminta untuk putar baik ke daerah asal.

“Kemungkinan akan seperti tahun lalu, kendaraan yang ketahuan akan mudik akan dikembalikan atau putar balik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Malang Tunggu Instruksi Pusat Jelang Uji Coba KBM Tatap Muka

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan segera menerbitkan peraturan pengendalian transportasi pada masa Idulfitri Tahun 2021 setelah finalisasi yang dilakukan pada Minggu (4/4/2021) lalu.

Peraturan ini sebagai dukungan sekaligus tindak lanjut terhadap larangan mudik yang sudah diumumkan pemerintah melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy dalam rangka mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Larangan mudik akan berlaku baik untuk Aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Larangan mudik akan berlaku pada 6 Mei—17 Mei 2021, sebelum dan sesudah tanggal itu masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait