Terhitung Mulai Hari, Berikut Deretan Mobil Bebas PPnBM ! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Catat deretan Mobil Ini Bebas Pajak PPnBM!
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Terhitung Mulai Hari, Berikut Deretan Mobil Bebas PPnBM !

Satukanal.com, Nasional – Pada awal bulan Maret tepatnya Senin (01/03/2021), Pemerintah akan memberlakukan usulan relaksasi PPnBM yakni Pajak Penjualan Barang Mewah sektor otomotif selama tahun 2021.

Tentunya hal ini menjadi salah satu kabar gembira bagi para pengguna kendaraan roda empat di Indonesia.  Terkait dengan pembebasan PPnBM yang nantinya akan dilakukan secara bertahap selama tahun 2021 ini.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Perekonomian, pada keterangan resminya menyampaikan, insentif PPnBM mobil akan berlaku untuk jenis sedan dan station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi-diesel) berkapasitas hingga 1.500 cc.

Insentif juga akan diberikan bagi kendaraan dengan segmen kurang atau pengangkutan kurang lebih 10 orang termasuk pengemudi sedan dan station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi dengan sistem satu gardan penggerak 4×2 berkapasitas isi silinder sampai 1.500 cc.

Segmen tersebut dipilih karena merupakan segmen yang diminati kelompok masyarakat kelas menengah dan memiliki pembelian dalam negeri (local purchase) di atas 70 persen.

Pembebasan PPnBM ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) No. 169 tahun 2021. Pada Kepmenperin tersebut, terdapat 21 kendaraan roda empat yakni mobil yang bebas dari biaya PPnBM.

Kendaraan yang mendapatkan keringanan PPnBM merupakan mobil yang memiliki penggunaan komponen dalam negeri minimal 70 persen. Keringanan pajak tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan RI melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90/PMK.010/2021.

Baca Juga :  Hari Peduli Autisme Sedunia : Pentingnya Pendampingan dan Stop Bullying!

Airlangga selaku Menteri Koordinator Perekonomian menjelaskan, pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan dapat membawa dampak luas bagi sektor industri lainnya di luar otomotif. Termasuk di antaranya industri bahan baku yang berkontribusi sekitar 59 persen dalam industri otomotif.

“Harapannya dengan insentif yang diberikan bagi kendaraan bermotor ini, konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah atas akan meningkat, meningkatkan utilisasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini.” Ujarnya.

Perlu diketahui, berkaitan dengan kebijakan baru ini nantinya akan berlaku dan terbagi ke dalam tiga periode. Periode pertama, insentif 100 persen dari tarif pada bulan Maret hingga Mei 2021 mendatang. Kedua, 50 persen tarif pada Juni hingga Agustus 2021, serta yang ketiga 25 persen tarif pada September hingga Desember 2021.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini, pembebasan pajak mobil tersebut bisa mengembalikan produksi mobil dalam negeri ke level 1 juta unit, seperti sebelum pandemi Covid-19. Tahun lalu produksi mobil di Indonesia rontok sekitar 46 persen menjadi 690.150 unit akibat pandemi.

Industri otomotif juga merupakan industri padat karya. Saat ini, lebih dari 1,5 juta orang bekerja di industri otomotif yang terdiri dari lima sektor, yaitu pelaku industri tier II dan tier III (terdiri dari 1.000 perusahaan dengan 210.000 pekerja), pelaku industri tier I (terdiri dari 550 perusahaan dengan 220.000 pekerja), perakitan (22 perusahaan dan dengan 75.000 pekerja), dealer dan bengkel resmi (14.000 perusahaan dengan 400.000 pekerja), serta dealer dan bengkel tidak resmi (42.000 perusahaan dengan 595.000 pekerja).

Baca Juga :  Masa Berlaku GeNose C19, PCR dan Rapid Test untuk Naik Kereta Berbeda, Simak!

Adanya relaksasi PPnBM juga diharapkan mampu mempercepat laju pemulihan ekonomi. Sebab, kontribusi industri manufaktur ke produk domestik bruto (PDB) cukup besar yakni sekitar 19,88 persen.

Berikut ini adalah daftar mobil yang dapat relaksasi PPnBM :

1. Toyota Yaris (semua varian)
2. Toyota Vios (semua varian)
3. Toyota Sienta (semua varian)
4. Daihatsu Xenia (semua varian)
5. Toyota Avanza (semua varian)
6. Daihatsu Grand Max Minibus (semua varian)
7. Daihatsu Luxio (semua varian)
8. Daihatsu Terios (semua varian)
9. Toyota Rush (semua varian)
10. Toyota Raize (semua varian)
11. Daihatsu Rocky (semua varian)
12. Mitsubishi Xpander (semua varian)
13. Mitsubishi Xpander Cross (semua varian)
14. Nissan Livina (semua varian)
15. Honda Brio RS (semua varian)
16. Honda Mobilio (semua varian)
17. Honda BRV (semua varian)
18. Honda HRV (semua varian)
19. Suzuki Ertiga (semua varian)
20. Suzuki XL7 (semua varian)
21. Wuling Confero (semua varian).

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska 
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait