Terbesar di Indonesia, PSEL TPA Benowo Jadi Pilot Project - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Terbesar di Indonesia, PSEL TPA Benowo Jadi Pilot Project
istimewa
BERITA Kanal Highlight

Terbesar di Indonesia, PSEL TPA Benowo Jadi Pilot Project

Satukanal.com, Nasional – Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (6/5), telah menjadi pilot project strategis nasional.

Sementara itu, Anna Fajriatin selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya mengatakan, di Indonesia baru pertama kali instalasi pengolahan sampah terbesar menjadi listrik dilakukan.

“Jadi ini Insya Allah bakal menjadi pilot project (proyek percontohan) Nasional,” jelasnya.

Sebelumnya pada tahun 2012 lalu, pembangunan PSEL Benowo ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya dengan menggandeng PT Sumber Organik (SO). Pemkot sendiri, bekerjasama dengan PT SO dengan konsep ‘Bangun Guna Serah’ (Built Operate and Transfer) selama 20 tahun.

Pada proses kerjasama dengan PT SO, pihaknya mulai menggunakan metode Gasification Power Plant untuk mengolah sampah menjadi listrik.

Metode Gasification Power Plant merupakan salah satu metode listrik pada 2020. Namun, karena adanya pandemi Covid-19, sehingga proses comissioning atau pengujian oleh tim ahli dari luar negeri mundur.

Baca Juga :  Sukses Finish ke-3, Liverpool Ucapkan Terimakasih Pada Fans Indonesia

“Targetnya tahun 2020, tapi karena kondisi Covid-19 sehingga untuk komisioning dengan mendatangkan tim ahli dari luar negeri ke Indonesia jadi mundur. Alhamdulillah tanggal 10 Maret 2021 kemarin sudah proses. Jadi sudah bisa menghasilkan listrik 9 Megawatt dari setiap 1000 ton sampah per hari,” jelasnya.

Llistrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini kemudian menjadi kewenangan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, PT SO yang bekerjasama dengan PLN terkait listrik yang dihasilkan tersebut.

“Jadi nanti tahun ke 20 atau di tahun 2032, semua [alat] ini menjadi milik pemkot dengan kondisi 85 persen. Artinya, mesinnya, semua peralatan pengolahan sampah ini dalam kondisi baik dan menghasilkan listrik dalam kondisi baik,” ungkapnya.

Metode gasification power plant dapat digunakan dengan cara, pertama sampah yang telah ditimbang akan dimasukkan waste pit atau proses pemilahan. Sampah itu diayak menggunakan crane seperti capit dan dimasukkan ke dalam Boiler.

Baca Juga :  Pemeran Zahra Jadi Sorotan Publik, Bagaimana Nasib Sinetron Suara Hati Istri?

Selanjutnya, di dalam boiler proses pembakaran dilakukan. Metode ini pun terbilang lebih cepat dibanding sebelumnya landfill gas power plant. “Melalui gasification ini per hari minimal 1000 ton sampah yang diolah menjadi listrik dan mesin ini bekerja selama 24 jam tidak berhenti,” jelas Anna.

Anna menjelaskan, sampah yang dihasilkan Kota Surabaya mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Sedangkan jenis sampah yang diolah di TPS Benowo adalah sampah domestik atau rumah tangga.

Untuk jenis sampah seperti limbah mebel, diolah kembali di lokasi lain. “Tidak semua jenis sampah masuk ke sini. Sebelum sampah masuk ke TPA Benowo itu kami pilah-pilah dulu di TPS. Ada sebanyak 190 TPS di Surabaya, dengan metode ini, PSEL mampu menghasilkan energi listrik 2 Megawatt dari 600 ton sampah per hari,” terangnya.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait