SATUKANAL.COM
hampir kehabisan stok darah
Foto : Pamflet PMI UTD Kediri (Istimewa)
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Terbentur Pandemi, UTD Palang Merah Indonesia Kediri Hampir Kehabisan Stok Darah

SATUKANAL, KEDIRI – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri mengaku hampir kehabisan stok darah lantaran pendonor rutin sudah tidak datang untuk mendonorkan darahnya dengan alasan wabah Covid-19.

Adapun stok darah per hari ini yakni, Golongan darah A 65 Kantong, Golongan Darah B 98 Kantong, Golongan Darah O 22 Kantong, dan AB 26 Kantong.

Kepala UPD PMI Kabupaten Kediri, dr Arin Istiani mengatakan, kejadian hampir kehabisan stok darah tersebut terjadi sejak 1 minggu yang lalu. Alhasil, pihak PMI pun harus berusaha ekstra untuk mencari pendonor yang rela meberikan darahnya.

Baca Juga :  Menko PMK Tinjau Ketersediaan Beras Bansos di Gudang Bulog Kediri

“Kondisi genting sudah 1 minggu ini, akhirnya kita terus melakukan sosialisasi di Media Sosial untuk mengajak para pendonor, jangan takut untuk mendonorkan darahnya dengan sesuai protokol kesehatan dan harus memenuhi syarat yang telah dianjurkan PMI,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, untuk stok aman tiap-tiap darah harus di angka 200-an kantong, jika tidak sewaktu-waktu PMI bisa kehabisan stok darah.

“Untuk stok darah O sangat menipis karena memang rata-rata orang golongan darahnya O, jadi stok paling aman di PMI itu minimal 200,” katanya.

Baca Juga :  Jadwal Maju Persik Kediri Jadi Tim Pembuka Melawan PSS Sleman

Hingga hari ini upaya yang bisa dilakukan PMI yakni dengan cara menelfon Tiap-tiap pendonor aktif, upaya tersebut dinilainya menjadi satu-satunya cara agar tidak kehabisan darah.

“Namun alhamdulillah dengan upaya menelfon para pendonor lama yang aktif mereka mau untuk mendonorkan darahnya,” tuturnya.

Adapun upaya lain seperti menggelar Donor Darah Keliling, hingga detik ini masih belum diperbolehkan untuk dilakukan.

“Belum boleh karena akan mengundang masa dan memperbesar potensi penyebaran Covid-19,” pungkas Arin.

Pewarta : M Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait