Terapkan Pembatasan Kegiatan Kampus, UB Haruskan Tamu Bawa Hasil Tes Swab | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Terapkan Pembatasan Kegiatan Kampus, UB Haruskan Tamu Bawa Hasil Tes Swab
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Terapkan Pembatasan Kegiatan Kampus, UB Haruskan Tamu Bawa Hasil Tes Swab

SATUKANAL.com, MALANG– Universitas Brawijaya mengeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani oleh Rektor UB, Nuhfil Hanani guna merespons terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Jawa dan Bali sejak 11 sampai 24 Januari 2021.

Surat Edaran tersebut didasarkan pada Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Kota Malang. Selain itu, Keputusan untuk mengeluarkan surat edaran tersebut juga didasarkan pada adanya peningkatan civitas akademika yang terkonfirmasi positif covid-19.

Kotok Guritno selaku kabag Humas UB membenarkan terkait adanya surat edaran tentang Pembatasan Kegiatan di Lingkungan Kampus UB dengan nomor 497/UN10/TU/2021 yang berisi tujuh poin penting.

Lebih lanjut disampaikan jika surat edaran tersebut merupakan instruksi Rektor kepada seluruh civitas UB, mulai dari Wakil Rektor, Dekan/Direktur Pascasarjana, Ketua/Direktur Pendidikan Vokasi, Koordinator Program Studi di Luar Kampus Utama, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Unit Pelaksana Teknis, Direktur Utama Badan Pengelola Usaha di lingkungan Universitas Brawijaya.

Meski demikian, Kotok menyebut diantara ketujuh point yang disebutkan dalam surat edaran itu ada satu poin yang mengharuskan tamu dari luar harus menyertakan hasil tes swab antigen dari lembaga yang kompeten. Sedangkan point lain berkaitan dengan dilakukannya screening terhadap para Tenaga Pendidik atau Tenaga Kependidikan yang bekerja di kantor.

Baca Juga :  Kerja Keras Membuahkan Hasil, Universitas Jember Kini Jadi PTN Berstatus BLU

Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan tujuh point terkait hal-hal yang menyangkut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Beikut uraian ke tujuh point itu:

  • Membatasi Tenaga pendidik dan Tenaga Kependidikan yang bekerja dari kantor (work From Office) maksimal 25 persen pada tanggal 11 sampai degan 24 Januari 2021. Pimpinan unit kerja akan menentukan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan mana yang dapat bekerja dari kantor. Seperti halnya dengan mereka yang emmang bertugas untuk memberikan layanan vital dan tidak dapat dikerjakan dari rumah. Akan tetapi, batasan itu dikecualikan untuk Rumah Sakit UB dan Klinik UB.
  • Melakukan screning kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ditentukan bekerja dari kantor (Work From Home). Bagi mereka yang terbukti melakukan kontak erat dengan orang yang positif covid-19 maka minimal harus melakukan rapid antibody dengan biaya yang ditanggung oleh Kantor Pusat dan atau unit kerja. Sedangkan untuk rapid test antibody diutamakan diselenggarakan di Rumah Sakit UN atau Klinik UB. Serta dalam pelaksanaannya harus dikoordinasikan oleh Satuan Tugas Covid-19 masing-masing unit kerja.
  • Mewajibkan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan melakukan swab test PCR dalam hal hasil rapid test antibody reaktif atau hasil tes swab antigen positif. Bagi Tenaga Pendidik dan atau Tenaga Kependidikan wajib bekerja dari rumah (work from home) selama proses menunggu hasil tes swab PCR keluar.
  • Melakukan dan mewajibkan seluruh kegiatan rapat, workshop, diskusi serta bentuk pertemuan lainnya dilakuakan secara daring tidak luring.
  • Melarang Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan melakukan perjalanan ke luar Malang Raya kecuali untuk urusan yang sangat penting serta wajib mendapatkan izin dari pimpinan unit kerja.
  • Mengefektifkan screening dan tracking dan kinerja Satuan Tugas Covid-19 masing-masing unit kerja. Pimpinan unit kerja wajib melakukan monitring terhadap mobilitas Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan ketika pembatasan kegiatan kampus diberlakukan.
  • Mewajibkan tamu dari luar UB untuk menunjukkan bukti hasil tes swab antigen dari lembaga yang kompeten sebelum masuk ke lingkungan Universitas Brawijaya. Untuk jumlah tamu yang berkunjung maksimal 3 orang setiap kunjungan.
Baca Juga :  Jokowi Jadi Orang Pertama Yang Disuntik Vaksin Covid-19

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

 

Kanal Terkait