Tenggang Rasa Karyawan BNS Hadapi Pandemi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tenggang Rasa Karyawan BNS Hadapi Pandemi
Batu Night Spectacular saat malam hari (Foto: Wildan Agta/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Pesona

Tenggang Rasa Karyawan BNS Hadapi Pandemi

Satukanal.com, Batu – Sikap tenggang rasa menjadi suatu hal utama seluruh jajaran pihak pengelola Batu Night Spectacular (BNS) kini. Imbas pandemi masih terasa seiring dengan minimnya kunjungan pariwisata, menyebabkan hanya 50 persen karyawan yang dipekerjakan. 15 hari kerja ditetapkan oleh pihak JTP Group guna meminimalisir minusnya pengeluaran.

“Mau bagaimana lagi, semua memang terimbas. Bahkan saya, tapi kami memberi keleluasaan pada karyawan,” Operation Manager BNS, Harry Cahyono, Jumat (11/6/2021). Banyak dari karyawan yang sepakat akan keputusan yang diberikan.

Tapi, tak sedikit pula yang akhirnya memutuskan untuk pergi. Tuntutan dari keluarga menjadi alasan utama mereka. Sempat mendapatkan tawaran untuk pensiun dini, namun waktu itu ditolak secara langsung karena menurut mereka bukanlah sesuatu yang bagus.

Baca Juga :  Pilo Kabel Busi, Si Tanaman Sultan Harga Selangit

Seiring berjalannya waktu, keadaan mulai berbalik. Sebagian dari mereka meminta untuk adanya pensiun dini lagi. “Banyak diantara mereka akhirnya malah minta, alasannya kurang. Kalau kurang semua juga kena, termasuk saya,” tegasnya.

Di sisi lain, segala bentuk promosi telah dilakukan guna meningkatkan jumlah kunjungan. Seperti membuat posting di sosial media maupun turun ke lapangan secara langsung. Langkah jemput bola dilakukan di wisata lain di Kota Batu yang terlihat sudah ramai.

Jatim Park 3 dan Alun-alun Batu menjadi contoh tempat penyebaran promosinya. Penyesuaian terhadap keadaan jadi alasannya. “Kalau dulu biasanya kami tawarkan ke SD hingga Perguruan Tinggi. Tapi sekarang kan belum ada yang aktif. Jadi usaha kami jemput bola lebih ke destinasi lain,” paparnya.

Baca Juga :  Pengecekan Exit Tol Singosari, 114 Kendaraan Putar Balik

Sekarang, jumlah wisatawan di hari biasa hanya berkisar 400 orang. Sedangkan weekend mencapai 500 hingga 750 orang. Jauh jika dibandingkan dengan masa normal. Harry berkata, untuk mencari pengunjung sejumlah 5 ribu pun mudah.

“Saya optimis jumlah pelancong bisa naik. Hanya hujan yang menjadi kelemahan BNS karena mayoritas wahananya outdoor,” tutupnya sambil tertawa.

 

 

Pewarta : Wildan Agta
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait