Temuan Terbaru Eskavasi ke-5 Situs Adan-adan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Temuan Terbaru Eskavasi ke-5 Situs Adan-adan
Eskavasi terhadap situs Adan-adan (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Feature

Temuan Terbaru Eskavasi ke-5 Situs Adan-adan

Satukanal.com, Kediri – Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) melakukan eskavasi lanjutan terhadap situs Adan-adan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Hasilnya ditemukan struktur batu andesit dan bata seluas lahan 700 meter serta gentong air yang diduga kuat bangunan Candi Budha Mahayana peninggalan kerajaan Kediri Abad 11-12.

Ketua Tim Peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) Sukawati Susetyo, penemuan ini menjadi eskavasi lanjutan yang ke-5, setelah lama sempat terhenti sejak akhir tahun lalu. Eskavasi penggalian dibantu dengan para pekerja lokal menemukan struktur bangunan candi dari bahan batu andesit dan bata yang menyerupai sudut bangunan candi.

Baca Juga :  Pensiunan ASN Kabupaten Kediri Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Kegiatan Fiktif

“Ini penggalian situs, tujuannya buntuk memperjelas denah Candi Adan-Adan. Selama ini kita mengetahui denah tapi belum tahu sudutnya, sekarang untuk memperjelas lagi sudutnya,” kata Sukawati.

Dia juga menjelaskan, penemuan ini diduga menjadi lokasi pemukiman warga pada waktu tersebut. Dimana juga ditemukan serupa berbentuk gerabah dan keramik di sekitar lokasi eskavasi Candi Adan-Adan.

Selain itu, Puslit Arkenas juga menemukan dua batu hexagonal yang diyakini sebagai stupa dan simbol agama Hindu. Selanjutnya dengan jarak sekitar 250 meter, pihaknya juga menemukan 2 buah gentong besar yang diduga untuk wadah air.

Baca Juga :  Menilik Usaha Pembiakan Kucing Beromset Belasan Juta

“Sekitar eskavasi juga ditemukan fragmen keramik dan batu pipisan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, proses eskavasi kali ini akan berlangsung selama 13 hari, dimulai tanggal 3, hingga 15 Juni, Selasa besok. Selanjutnya Tim Puslit Arkenas akan melakukan pemeriksaan melalui carbon dating terhadap bahan struktur batu maupun bata yang sudah ditemukan.

“Candi Budha mahayana yang diperkirakan berdiri abad 11-12, menghadap ke tenggara atau ke arah Gunung Kelud. Diduga runtuh karena bencana alam,” tandasnya.

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait