Temuan Kepala kala, Belum Tercatat Disbudpar Kabupaten Kediri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Temuan Kepala kala, Belum Tercatat Disbudpar Kabupaten Kediri
BERITA HIGHLIGHT KABUPATEN KEDIRI

Temuan Kepala kala, Belum Tercatat Disbudpar Kabupaten Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRIDinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Kediri, melakukan survei penemuan benda yang diduga zaman purbakala di Desa Klanderan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Kabid Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Yuli Marwantoko, mengatakan benda purbakala yang ditemukan berupa Kepala kala yang identik gaya Jawa Tengah, yang hingga saat ini, masih belum mempunyai catatan temuan serupa di pendataan milik Disbudpar Kabupaten Kediri.

“Informasinya ini ditemukan 24 Februari lalu oleh pak Yoyok, warga Klanderan saat membersihkan sungai. Lalu di data inventaris kami, Kepala kala belum ada tercatat di kami (Disbudpar Kabupaten Kediri),” kata Yuli, kepada Satukanal.com, 14 April 2021.

Baca Juga :  Perusahaan Tak Bayar THR, Disnaker Kabupaten Kediri Buka Posko Aduan Buruh

Dia juga mengungkapkan, penemuan ini dapat menjadi edukasi bagi generasi milenial untuk mengenal sejarah. Lebih lanjut, nantinya akan dikaji lebih dalam dengan bagian arkeolog Disbudpar Kabupaten Kediri.

Kajian mendalam dilakukan untuk mengetahui asal usul temuan Kepala kala yang ditemukan di aliran sungai perkampungan warga serta berkaitan dengan korelasi beberapa situs yang tersebar di wilayah Kabupaten Kediri.

“Akan dikaji apakah disekitar sini ada keberadaan situs, atau dibawa arus sungai disebelahnya. Maka nanti kita kaji peta persebaran situs-situs yang ada di Kabupaten Kediri,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Kediri Gandeng PUPR, Revitalisasi 1400 Rumah Tak Layak Huni di Kampung Inggris Pare

Setelah kajian selesai, pihaknya akan mendata dan melaporkan pada kewenangan Tim Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Terkait keamanan temuan benda tersebut, Disbudpar Kabupaten Kediri menyarankan untuk berkolerasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Untuk keamanan ini menyarankan koordinasi dengan Pemdes setempat, sambil kita koordinasikan dengan BBPCB Jatim,” pungkasnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait