Tembus Pasar Internasional, Galeri Batik Sumari Usung Ciri Khas Kota Batu - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tembus Pasar Internasional, Galeri Batik Sumari Usung Ciri Khas Kota Batu
HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tembus Pasar Internasional, Galeri Batik Sumari Usung Ciri Khas Kota Batu

Satukanal.com, Batu – Tembus Pasar Internasional, kini Galeri Batik Sumari menjadi salah satu lokasi wisata yang sering di kunjungi para wisatawan macanegara untuk mencari oleh-oleh maupun wisata edukasi yakni belajar membatik.

Galeri Batik Sumari yang berlokasi di Jalan Arjuno, Gang 3 Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Memiliki berbagai jenis motif batik dengan corak warna-warni yang indah.

Produk Batik milik Sumari juga menjadi incaran masyarakat, baik dari Kota Batu sendiri, Surabaya, Jawa Tengah, Jakarta hingga luar jawa, juga wisatawan mancanegara seperti Singapura, Jepang, Malaysia hingga Belanda.

Motif batik yang sedang di gandrungi oleh para pembeli dalam negeri maupun mancanegara yakni batik dengan motif buah apel dengan berpadu bunga warni-warni yang indah.

Sumari mengatakan, motif buah apel yang digunakan pada batiknya termotivasi karena Kota Batu merupakan salah satu Kota yang terkenal dengan Apelnya. Apabila Apel Kota Batu dibuat menjadi motif pasti menarik serta memiliki ciri khas tersendiri.

Baca Juga :  Dokter Jemput Pak Bahir Permudah Orangtua di Batu Peroleh 3 Dokumen Kependudukan Bagi Anak

“Saya mulai membatik sejak Tahun 1991 dan sekarang sudah banyak inovasi produksi yang memiliki desain hingga model yang modern mengikuti permintaan pasar. Supaya orang gak bosan,” ujar Sumari.

Selain itu, Galeri Bati Sumari memiliki tiga jenis batik yang turut dipamerkan. Tiga jenis batik ini diantaranya, batik tulis, batik cap dan batik cap tulis.

“Harga jual mulai Rp 100 ribu hingga Rp 50 juta dengan ukuran lebar 1,2 meter dan panjang 2 meter. Kalau orang luar negeri lebih suka memilih langsung sekalian belajar membatik sampai bisa,” paparnya.

Sumari juga menambahkan, untuk pewarnaan yang ia gunakan pada batiknya memakai bahan bermacam-macam. Sumari juga sering menggunakan bahan pewarna alami seperti daun jambu, apukat, apel dan sebagainya.

Baca Juga :  Wisata Sumber Torong Park Tak Kunjung Ramai

Tidak hanya memamerkan karya batik miliknya, Galeri Batik Sumari juga menyediakan tempat belajar membatik untuk warga sekitar maupun luar daerah. “Tak hanya warga setempat, wisatawan asal Jepang, Malaysia dan Belanda juga belajar membatik di sini,” ujarnya.

Sebagai informasi, Batik milik Sumari ini sangat di kenal di Negeri Kincir Angin Belanda. Dirinya mengungkapkan, para pembeli batiknya kebanyakan merupakan warga asal Belanda. Tak hanya membeli batik meiliknya, warga Belanda pun juga ikut belajar membuat batik di galerinya.

“Batik motif apel terjual Rp 25 hingga 50 juta. Pembelinya orang Belanda dan ternyata batik khas Kota Batu dengan motif apel sangat terkenal di Belanda” ungkapnya.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait