SATUKANAL.COM
BERITA

Telusuri Kontribusi Ekonomi Kreatif, Pemkot Malang Libatkan Akademisi

Gerak cepat dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang usai menyabet gelar sebagai Kota Kreatif Indonesia 2019. Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang mengambil langkah strategis dengan melakukan kajian tentang kontribusi ekonomi kreatif (ekraf) bagi perekonomian daerah.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (PP) Barenlitbang Kota Malang Rukayah mengungkapkan bahwa pihaknya membentuk tim khusus yang melibatkan akademisi. Pelibatan tersebut diharapkan mampu memaksimalkan survei dan mengukur sumbangsih industri ekraf. “Kami menggandeng akademisi dari Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk membuat penelitian terhadap pengukuran atas kontribusi ekonomi kreatif,” ujarnya.

Menurut Rukayah, saat ini penelitian itu telah memasuki tahapan pemaparan laporan pendahuluan oleh tim dari Kelompok Kajian Unggulan Pemodelan Statistika Bidang Manajemen FMIPA UB (Universitas Brawijaya). “Tahapan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya sudah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman,” urainya.

Salah satu pembahasan dalam tahapan ini, lanjut Rukayah, adalah rencana kerja penelitian ke depan mencakup pekerjaan persiapan, survei, pengambilan dan pengumpulan data hingga time schedule yang akan dilakukan hingga akhir penelitian.

Hasil penelitian tersebut ke depan akan menjadi salah satu dasar pengambilan kebijakan pemerintah terhadap pengembangan ekraf. “Nantinya, saran dan masukan dalam pembahasan di tahapan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk proses penyusunan laporan penelitian yang akan bermuara pada hasil akhir penelitian dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan bersama,” pungkasnya.

Kanal Terkait