Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Pemkab Mojokerto Fokus Tracing - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Pemkab Mojokerto Fokus Tracing
Kegiatan giat tracing Pemkab Mojokerto (Foto: Humas Pemkab Mojokerto)
BERITA Kanal Straight

Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Pemkab Mojokerto Fokus Tracing

Satukanal.com, Mojokerto – Di wilayah Kabupaten Mojokerto, Kecamatan Gondang merupakan daerah paling rendah kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, karena hanya 18 orang yang dinyatakan positif.

Hal tersebut sangat beda dengan daerah lain yang mobilitasnya tinggi. Salah satunya Ngoro dengan yang ada 78 kasus, Pungging 97 dan Mojosari 74 kasus. Begitu juga daerah yang dekat dengan kota, misalnya Kecamatan Sooko dan Jetis dengan masing-masing 84 temuan kasus.

Mengetahui temuan tersebut, Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Langit Kresna Janitra Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, kembali memimpin giat tracing kepada 11 orang warga Kejambon Kecamatan Gondang yang tercatat kontak erat dengan warga positif Covid-19.

“Kami bersinergi dari babinsa, babinkamtibmas, bidan desa, juga perangkat desa. Dari yang dites, ternyata pernah mengalami positif dan sudah sembuh. Kita juga dapati satu orang yang aktif, dan ini kita tindaklanjuti dengan isolasi serta treatment dari puskesmas,” terang Bupati Ikfina.

Baca Juga :  Kabupaten Mojokerto Turun Level 3, Pasien di Lokasi Isoter Tersisa 7 Orang

Perlu diketahui, tracing adalah agenda utama tim Satgas Covid-19, di samping terus melakukan vaksinasi agar pandemi Covid-19 kembali melandai.

Sementara itu, fokus tracing yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah sesuai arahan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan sebagai kunci kendali penanganan Covid-19 saat ini.

Saat kegiatan berlangsung, Bupati Mojokerto terus mengimbau masyarakatnya agar tetap disiplin taat protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Meskipun masyarakat telah menerima vaksinasi, tetap berpeluang terjangkit Covid-19 jika prokes tidak dipatuhi dengan baik.

Bupati mencontohkan Inggris yang sudah berhasil melakukan vaksinasi 70% kepada warganya, namun pada gelombang Covid ini angka tercatat naik lagi. Kabar baiknya, bagi yang sudah divaksin namun kembali positif, gejala yang dirasakan hanya dalam taraf sedang hingga ringan saja.

Baca Juga :  UM Gelar Semnas, Bahas Peran Professional Guru Pendidikan Khusus dalam Pendidikan Inklusif

“Kenapa herd immunity tidak bisa langsung tercapai? Karena virus Covid ini bermutasi. Vaksinasi di kabupaten belum sampai 25%, maka yang diandalkan saat ini adalah tracing,” terangnya.

Dirinya berharap agar kasus positif Covid pada OTG bisa terjaring sebanyak-banyaknya. Setidaknya, apabila masyarakat memiliki beberapa gejala Covid-19 bisa melakukan isolasi mandiri dan membatasi diri berinteraksi dengan keluarga atau masyarakat yang lain. Sehingga, upaya tersebut dapat dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

 

 

Pewarta: Viska, Humas Pemkab Mojokerto
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait