SATUKANAL.COM
BERITA

Tarkhib Ramadan, Ustadz Abdullah Hadromi Ingatkan Rasa Saling Toleransi

Dalam acara Tarkhib Ramadan 1440 H, Ustadz Abdullah Hadromi ingatkan agar umat muslim saling toleransi. Meski memiliki background dan organisasi yang berbeda, dia menekankan agar muslim tetap saling menghormati satu dengan yang lainnya.

“Semua muslim ini bersaudara. Entah itu NU, Muhammadiyah atau yang lainnya semuanya saudara. Sama-sama beriman dan insya Allah ahli surga,” katanya saat menjawab pertanyaan audiens tentang keutamaan membaca Al-Quran dan pesan yang ada di dalam Al-Quran.

Dia menekankan, setiap muslim harus berwawasan luas dan tak mudah terpengaruh dengan yang lain. Termasuk dengan seseorang yang hafal Al-Quran sekaligus. Karena jika percaya begitu saja, maka bukan tidak mungkin dapat menjurus pada aliran ekstrem yang justru berbahaya.

“Meski pada orang yang hafal Al-Quran jangan percaya begitu saja. Karena nanti bisa terjerumus pada aliran ekstrem,” paparnya lagi.

Tak hanya itu, dia juga meyebut jika aliran ekstrem bermula dari wawasan yang sempit. Wawasan sempit itu menjadi sumber utama timbulnya kekerasan dalam cara berfikir. Sehingga dia meminta agar muslim terbuka dengan berbagai wawasan, dan tidak hanya terpatok pada satu pengetahuan saja.

“Wawasan sempit ujungnya adalah kekerasan dalam cara berfikir. Ini yang berbahaya, mereka akan menyampaikan jika yang berbeda dengannya adalah sesat. Makanya, kalau ngaji jangan pakai kacamata kuda, berfikir yang lues,” paparnya lagi.

Dia kembali mengingatkan agar setiap muslim saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain. Karena setiap orang pasti memiliki argumentasi dan pola fikir yang berbeda. Perbedaan itu pun tak dapat dijadikan sebuah acuan untuk saling melempar argumentasi satu dengan yang lainnya.

Lebih jauh dia memaparkan, keutamaan orang yang dekat dengan Al-Quran adalah mereka yang mau membaca dan memahami Al-Quran serta mengamalkannya untuk kehidupan sehari-hari. Jadi bukan hanya sekedar menghafalkan saja.

“Esensinya bukan sekedar menghafalkan saja. Jika hafal tapi tidak mampu memahami dan mengamalkan maka itu sama saja. Maka jangan mudah percaya dengan orang yang hanya hafal Al-Quran,” terangnya lagi.

Sebagai informasi, Tarkhib Ramadan 1440 H ini merupakan kegiatan kerjasama antara DPD Hidayatullah Malang dengan media online berjejaring terbesar di Malang Raya, Kami.

Kegiatan yang dikemas secara milenial dan kekinian ini dihadiri oleh ratusan kaum milenial dengan menghadirkan delapan pakar yang sangat berkompeten di bidangnya. Kegiatan berlangsung di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (27/4/2019).

Kanal Terkait