Tarik Sumbangan saat Masa Pandemi, Sekolah Negeri di Banyuwangi Jadi Sorotan -
SATUKANAL.COM
Tarik Sumbangan Saat Masa Pandemi Sekolah Negeri di Banyuwangi Jadi Sorotan
Suyoto Ketua Paguyuban Forum Komite SMP di Kabupaten Banyuwangi yang memakai udeng (Foto: Abdul Konik/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Tarik Sumbangan saat Masa Pandemi, Sekolah Negeri di Banyuwangi Jadi Sorotan

Satukanal.com, Banyuwangi – Permohonan sumbangan kepada wali murid untuk pembagunan Gedung MTsN 3 Banyuwangi menuai kritik dari Paguyuban Forum Komite SMP Kabupaten Banyuwangi, karena dianggap tidak bijak dilakukan di masa sulit ini.

Ketua Paguyuban Forum Komite SMP Kabupaten Banyuwangi, Suyoto mengatakan peran komite dan kelas khusus harus sesuai dengan aturan yang ada. Seharusnya Komite bijak dalam situasi pandemi seperti ini dengan tidak memberatkan biaya kepada wali murid, karena situasi ekonomi warga sekarang ini belum membaik.

“Sumbangan hasil kesepakatan komite bersama wali murid atas dasar RAKS, yang mana program tersebut tidak dapat atau kekurangan dari dana BOS, sifatnya yang boleh di bantu oleh komite itu yang mikro bukan makro, karena yang bersifat makro menjadi tanggungan pemerintah atau negara seharusnya,” jelasnya Selasa, (6/7/2021).

Baca Juga :  Bukti Komitmen Untuk Masyarakat, Pemkab Blitar Lakukan Nota Kesepahaman Bersama Lintas Sektor Instansi Vertikal dan Ormas

Dia juga mengatakan, berbicara kelas unggulan seharusnya sekolah membantu siswa yang berprestasi bukan malah membebani biaya.

“Nama sekolah juga diharumkan oleh siswa yang berprestasi tersebut, dan kelas yang maksud itu kelas prestasi atau kelas unggulan, jika prestasi maka sekolah harus bisa menjelaskan prestasi apa saja yang diperoleh? Kalau hasil sumbangan digunakan untuk honor guru, maka seharusnya yang menentukan besaran honor itu juga wali murid bukan sekolah.” imbuhnya.

Sementara itu, Suyuti Kepala sekolah MTSN 3 Banyuwangi mengatakan, sumbangan komite yang di kritik oleh Forum Komite menurut pengakuannya telah mendapat uji materi dari kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Sekolah, Kadisdikbud Jombang : PTM Siap Digelar

“Berkas semua sudah dibawa ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi untuk dilakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan sudah ada uji materi dan dinyatakan kita tidak melanggar karena sudah sesuai dengan peraturan Menteri Agama tentang sumbangan,” katanya, Selasa, (6/7/2021).

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang ada MTsN 3 Banyuwangi, meminta sumbangan untuk kelas khusus dengan sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Selain itu para wali murid juga dikenakan sumbangan untuk pembangunan gedung yang tidak diketahui jumlahnya.

 

 

Pewarta: Abdul Konik 
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait