Targetkan Pemilih Meningkat, KPU akan Masifkan Sosialisasi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Komisioner KPU Kota Malang, Ashari
BERITA

Targetkan Pemilih Meningkat, KPU akan Masifkan Sosialisasi

Satuchannel.com, Kota Malang – Sebagai pemenuhan target hingga 70% pemilih dalam Pilkada Kota Malang tahun 2018 mendatang, KPU Kota Malang mengaku akan memasifkan tahap sosialisasi yang ada. Hal itu disampaikan langsung oleh Ashari Husen selaku Anggota Komisioner KPU Malang Divisi Sosialisasi dan SDM yang ditemui Rabu siang ini (24/5), di Kantor KPU Kota Malang, Jalan Bantaran No 6 Malang.

Sosialisasi itu direncanakan akan menyasar sejumlah segmen masyarakat yang akan dilakukan dalam proses berjalannya tahapan mulai dari awal hingga akhir. untuk itu KPU akan menggandeng instansi pemerintahan, Partai Politik, Ormas, LSM, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, organisasi kampus dan profesi, penyandang difabilitas, dan kelompok marjinal serta pemilih pemula.

Adapun media yang akan digunakan dalam proses sosialisasi itu ialah TV, radio, cetak, online serta tatap muka secara langsung.

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka Mulai 19 April

Tak hanya itu, selain menggunakan metode jemput bola dengan sosialisasi yang dilakukan secara keliling yaitu dengan cara penggunaan mobil, kunjungan ke pasar-pasar atau di titik-titik keramaian, KPU juga akan berinovasi demi meningkatkan jumlah partisipasi publik.

“Bahkan kami berinovasi melakukan pendekatan seperti seni dan budaya seperti festival musik dan sebagainya,” ujar Ashari.

Usaha peningkatan partisipasi melalui sosialisasi ini dirasa memang cukup perlu dilakukan mengingat, jumlah Pemilih di kota Malang dalam pilkada yang masih terhitung rendah.

“Untuk pilkada memang cukup rendah dibandingkan dengan pemilihan legislatif, tapi untuk tahun lalu 64 sampai 65 persen itu bisa kita naikan di pilkada mendatang hingga 70 persen,” tukas Ashari.

Baca Juga :  Kabupaten Malang Masuk Status Tanggap Darurat Bencana Pasca Gempa Bumi

Namun demikian, Ashari juga menegaskan bila secara statsistik, tidak ada perbedaan yang signifikan antara partisipasi di pemilihan presiden dengan saat pemilihan kepala daerah

“Secara statistik hampir sama diangka 65 persen sampai 70 persen. Pilpres bermain di angka 70 persen sedang pilkada di angka 60an,” jelas Pria berkacamata ini.

Melihat hal itu, KPU Malang melalui Ashari berharap, agar masyarakat meningkatkan partisipasi aktif dengan banyak menggali informasi informasi tentang pilkada mendatang ini. Dalam hal ini, KPU juga menekankan terutama kepada masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT, untuk segera mendaftarkan diri agar masuk dalam Daftar Pemilih tetap. (Iqb)

Kanal Terkait