SATUKANAL.COM
Tanpa Aba-Aba Panggung Hiburan di Banyuwangi Dibubarkan Aparat
Pelaku Seni Banyuwangi
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tanpa Aba-Aba Panggung Hiburan di Banyuwangi Dibubarkan Aparat

SATUKANAL.com, BANYUWANGI – Banyaknya pelarangan untuk membuat panggung hiburan di Banyuwangi, para pelaku seni Blambangan Kidul berkumpul di Djawatan, Kecamatan Cluring  untuk membahas nasibnya di blantika seni Banyuwangi.

Pasalnya aparat tiba tiba membubarkan acara panggung seni di sebuah hajatan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, diketahui beberapa bulan lalu pemerintah sudah memberikan izin kepada pelaku seni, wedding organizer serta pelaku hajatan lainya untuk mengadakan hajatan dengan catatan memenuhi protokol kesehatan yang ada.

Misbahul Ulum dari perwakilan musik di banyuwangi meminta kepada pemerintah bahwa  untuk memberikan izin kepada semua pelaku seni serta wedding organizer di Banyuwangi.

“Saya meminta kepada pemerintah berilah kami kelonggaran untuk bekerja di bidang seni, padahal kami semua selalu mematuhi prokes (protokol kesehatan) yang ada, berilah kami solusi supaya kita bisa bekerja untuk keluarga kami,” katanya.

Baca Juga :  Puncak Kemarau, Banyuwangi Belum Ada Wilayah Alami Kekeringan

Selain perwakilan musik Atim Awali sebagai pemimpin salah satu  seni Jaranan (kuda lumping) di Banyuwangi menambahkan bahwa sudah dibooking dan diberi uang muka sejak tahun lalu.

“Saya sudah menerima uang muka sejak tahun lalu, ketika hari H tiba-tiba tidak di perbolehkan main, padahal kita selalu patuh kepada prokes,” keluhnya.

Senada dengan pelaku seni lainya salah satu pimpinan kesenian janger menambahkan bahwa tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu tiba-tiba dibubarkan.

“Sebelumnya tidak ada pemberitahuan kepada kami, tiba-tiba datang dan dibubarkan, padahal semua alat sudah dipasang itu yang membuat kami tambah kecewa,” tandasnya,

Baca Juga :  Tes CPNS di Kediri Digelar Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Hadir pula dalam agenda rembuk bareng pelaku seni Banyuwangi, M. Yunus wahyudi, bahwa jika pelaku seni terus terhimpit, maka dirinya akan pimpin secara langsung untuk melakukan demo

“Jika pemerintah tidak memberikan kelonggaran dan keadilan dalam pemberian izin para pelaku seni dalam mengais rejeki, maka saya akan pimpin para pelaku seni yang kumpul sekarang ini untuk menggelar demo besar besaran,” tegas Yunus.

Mereka mengharapkan pelaku seni di Banyuwangi untuk di berikan solusi terbaik supaya bisa bekerja seperti mana biasanya dan roda perekonomian di Banyuwangi bisa berjalan, tentunya dengan mematuhi prokes yang ada.

Pewarta: Abdul Konik
Editor: Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait