Tanggulangi Aksi Teror, DPRD Kota Kediri Segera Evaluasi Pasang CCTV - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tanggulangi Aksi Teror, DPRD Kota Kediri Segera Evaluasi Pasang CCTV
Kanal Straight

Tanggulangi Aksi Teror, DPRD Kota Kediri Segera Evaluasi Pasang CCTV

SATUKANAL.com, KEDIRI – Sempat geger penemuan teror tas misterius, yang diduga berisi bahan peledak (Bom) Senin (12/4) kemarin. DPRD Kota Kediri segera melakukan evaluasi dengan memasang Closed-Circuit Television (CCTV) di halaman gedung DPRD Kota Kediri.

Wakil ketua DPRD Kota Kediri Katino, mengatakan kejadian penemuan tas misterius itu akan segera menjadi evaluasi pengadaan CCTV pihak keamanan. Dengan kejadian ini berdampak jadwal agenda rapat dengan Forkopimda Kota Kediri ditunda.

“Terkait CCTV nanti, kita evaluasi semua. Selama ini kami ada petugas security, kita tanyakan kepada petugas SOP (Standar Operasional Prosedur) bagaimana, kok sampai ada tas yang masuk,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Katino.

Baca Juga :  Pengrajin Peti Jenazah di Kediri Keteteran Layani Pesanan

Dia mengaku, selama ini belum pernah mengalami kejadian bentuk teror di dalam gedung DPRD Kota Kediri. Sekaligus ini menjadi yang pertama kali, yang spontan membuat kaget seluruh anggota DPRD Kota Kediri.

Seiring dengan datangnya bulan Ramadhan, dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panik dengan kejadian ini. “Semoga saja untuk mnyambut bulan puasa tidak terjadi apa-apa,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD kota Kediri Ashari, mengungkapkan kejadian ini merupakan peringatan keras bagi pengamanan gedung DPRD Kota Kediri. Pihaknya juga mendukung adanya penambahan CCTV, untuk membantu security yang bertugas melakukan pengamanan.

Baca Juga :  Stok Oksigen di Kota Kediri Minim, Penjual Kewalahan Pesanan

“Belum pernah menemui aksi teror sebelumnya. Ini warning bagi kami dan kita harus berbenah. Evaluasi penambahan CCTV wajib untuk membantu sekuriti,” pungkasnya.

Diketahui, Tas misterius berhasil diungkap oleh Tim Jibom Polda Jawa Timur, dinyatakan berisi batu-bata merah, jam tangan, dan Baterai serta tidak ditemukan bahan peledak yang berbahaya dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

 

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait