Tanda Kamu Alergi Dingin! Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tanda Kamu Alergi Dingin! Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi alergi dingin (Foto: Alodoter)
BERITA Kanal Artikel

Tanda Kamu Alergi Dingin! Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Satukanal.com, Nasional – Tiap-tiap orang memang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Ada yang tahan dengan suhu dingin, ada juga udara dingin justru dapat memicu reaksi alergi. Gejala alergi dingin biasanya tampak jelas pada kulit, terutama bagian tangan atau kaki yang gatal hingga biduran.

Namun, gejala alergi yang timbul pada setiap orang mungkin berbeda. Beberapa orang mungkin memunculkan gejala alergi dingin yang cenderung ringan. Sedangkan beberapa lainnya mungkin mengalami syok anafilaktik, seperti penurunan tekanan darah secara drastis, tidak dapat bernapas, hingga hilang kesadaran.

Lalu, bagaimana cara mengenali gejala alergi dingin agar tidak salah menanganinya? Simak ulasan berikut ini.

Gejala Alergi Dingin

Gejala umum alergi dingin yakni biduran yang ditandai dengan bentol dan gatal pada kulit. Gelaja tersebut bisa muncul beberapa menit setelah terkena suhu dingin. Selain biduran, terdapat gejala lain yang dapat timbul, diantarannya:

  • Kulit, bibir, atau mata bengkak
  • Bercak kemerahan pada kulit
  • Mata merah, gatal, dan berair
  • Sesak napas atau asma
  • Hidung berair atau rinitis
  • Demam dan sakit kepala
Baca Juga :  PPKM Level 3 Nataru, Kapasitas Mall Hingga Bioskop Kembali Dibatasi

Penyebab Alergi Dingin

Melansir laman halodoc, terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin yakni:

  • Anak-anak dan remaja merupakan usia paling rentan terkena alergi dingin dan biasanya membaik dengan sendirinya dalam beberapa tahun,
  • Penyakit dasar tertentu dimana seseorang memiliki beberapa gangguan kesehatan atau penyakit, seperti kanker atau hepatitis, yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin,
  • Infeksi atau seseorang yang baru-baru saja terkena infeksi, seperti pneumonia atau radang paru-paru, lebih berisiko mengalami alergi dingin,
  • Faktor genetik, dimana ada anak yang mewarisi penyakit ini dari orangtuanya, tetapi hal ini sangat jarang terjadi.

Cara Mengatasi Alergi Dingin

Pengobatan utama alergi dingin dapat dilakukan dengan menghindari pemicunya, yaitu suhu dingin. Namun, jika harus beraktivitas di suhu dingin sehingga munculnya reaksi alergi tidak bisa dihindari, penderita bisa menggunakan obat-obatan untuk meredakan gejalanya.

Baca Juga :  Tahun 2022 Upah Minimum Naik 1,09 Persen, Pengusaha Tak Patuh Bakal Dikenai Saksi

Dokter biasanya akan memberikan terapi dan obat alergi kulit dengan dosis tinggi yang perlu diminum setiap hari, seperti:

  • Antihistamin untuk mengendalikan gejala yang muncul, seperti gatal dan ruam.
  • Krim atau salep untuk mengurangi jumlah air yang masuk ke kulit.
  • Terapi sinar ultraviolet (fototerapi) untuk mengatasi gejala yang terjadi.
  • Omalizumab, obat suntik yang digunakan untuk penderita asma yang parah.

Jika kamu alergi terhadap suhu dingin, sebisa mungkin tetap hindari paparan udara dingin untuk mencegah reaksi alergi. Selain itu, segera bicarakan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

 

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait