SATUKANAL.COM
STRAIGHT NEWS

Tak Tuntaskan Komitmen Lelang Kinerja, ASN di Kota Malang Bakal Diganjar Rompi Khusus

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, ia akan mengenakan rompi khusus pada aparatur sipil negara (ASN) yang tak menunaikan kewajibannya dalam memenuhi atau menuntaskan program yang direncanakan dalam lelang kinerja. Hal itu ia sampaikan saat melakukan pemaparan pemaparan di hadapan juri penilaian Inovative Government Award 2019 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Rabu (25/9/2019).

Dia menyampaikan, rompi khusus itu sebagai bentuk punishment kepada ASN yang tak memenuhi target. Rompi itu harus dikenakan ASN indisipliner dalam waktu tertentu. Mulai sejak apel pagi hingga aktifitas kerja harian. Selain itu, pada bagian rompi akan didesain tulisan khusus untuk lebih memompa kinerja ASN.

“Pada bagian belakang rompi bisa tertulis “kinerja rendah,  kinerja lambat,  suka terlambat, dan lainnya’,” urai pria berkacamata itu dengan disambut gelak rawa para juri.

Didampingi Plt. Kepala Babarenlitbang Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Sutiaji juga menyampaikan, Pemkot Malang berkomitmen mengembangkan serta menumbuhkan budaya inovasi. Dengan strategi pentahelix, semangat berinovasi di kota Malang tidak melulu berlaku di kelembagaan pemerintahan, tapi juga tumbuh kembang di masyarakat.

Salah satu inovasi yang sudah dimulai adalah program Lelang Kinerja. Bahkan, Lelang Kinerja menjadi salah satu materi yang banyak dilirik pemerintah lusat untuk bisa ditiru daerah lain. Sehingga, tumbuh semangat untuk bisa mengembangkan potensi yang dimiliki setiap daerah. “Lelang kinerja ini bahkan sudah mulai dipelajari Pemerintah Pusat untuk coba diadopsi,” ujar Sutiaji.

Dia menjelaskan, ukuran kinerja masing-masing OPD akan terukur melalui Lelang Kinerja. Setiap OPD juga dapat menunjukkan kreatifitas serta memiliki takaran kerja yang sudah diukur sejak awal. Beberapa kegiatan yang dilakukan pun dapat dilanjutkan secara berkala.

Sebagai informasi, Kota Malang menjadi satu dari 15 kabupaten dan 11 kota yang lolos seleksi penilaian Innovative Goverment Award 2019 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah terinovatif melalui Penghargaan Innovative Government Award (IGA).

Kanal Terkait