Tak Hadir Penyematan Bintang Jasa Dari Jokowi, Gatot Nurmantyo Ungkap Kondisi Masih Covid-19 | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Gatot Nurmantyo
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tak Hadir Penyematan Bintang Jasa Dari Jokowi, Gatot Nurmantyo Ungkap Kondisi Masih Covid-19

SATUKANAL.com, NASIONAL– Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo tidak menghadiri acara penganugerahan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (11/11).

Menurut Menkopolhukam Mahfud MD, Gatot menyatakan menerima pemberian bintang jasa ini tetapi beliau tidak bisa hadir.  Hingga saat ini, belum ada penjelasan langsung dari Gatot Nurmantyo tentang ketidakhadirannya.

Sedangkan dalam surat yang diberikan Gatot kepada Presiden Jokowi, Menurut Mahfud MD, Gatot menjelaskan beberapa alasan ketidakhadirannya.

Dilansir dari bbc.cm, alasan ketidakhadiran Gatot dalam acara tersebut dikarenakan suasana saat ini yang sedang covid-19. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mahfud MD usai acara pemberian bintang jasa tersebut.

“Beliau menyatakan disini (dalam surat kepada Presiden Jokowi) menerima ini. Hanya tidak bisa hadir penyematannya,” jelas Mahfud.

Baca Juga :  Pjs Bupati Mojokerto Bersama PemKab Serahkan 1500 Sertifikat Tanah Kepada Warga Mojokerto

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono juga mengatakan terkait ketidakhadiran Gatot. Menurut Heru, Gatot telah mengirim surat ekpada Presiden Jokowi untuk tak menghadiri acara penganugerahan tanda kehormatan Bintang Mahaputera tersebut.

Dalam surat tersebut, alasan Gatot tentang ketidaksetujuannya terkait penganugerahan tanda jasa kehormatan Bintang mahaputera di tengah pandemi Covid-19.

“Mungkin isinya beberapa (hal) beliau tidak setuju karena (sekarang) kondisi Covid dan beliau harus memberi perhatian kepada TNI, disuratnya seperti itu. Itu hak beliau,” lanjut Heru dilansir dari kompas.com (11/11/20).

Sebelumnya, pada rabu (11/11/20) pagi, Presiden Jokowi memberikan penghargaan Bintang Mahaputera kepada 71 orang. Salah satu penerima penghargaan tersebut yaitu Gatot sebagai mantan Panglima TNI periode 2015-2017. Sedangkan ketika pertama kali rencana pemberian penghargaan Bintang Mahaputera kepada Gatot ini muncul, masyarakat beranggapan bahwa pemberian penghargaan ini dilakukan guna meredam kelpmpok oposisi.

Baca Juga :  Jokowi Minta Perguruan Tinggi Tetap Ciptakan Inovasinya Dimasa Pandemi

Menanggapi pernyataan seperti itu, Mahfud MD selaku Menko Polhukam mengatakan pemberian penghargaan Bintang Mahaputera merupakan sesuatu yang biasa karena itu adalah hak yang bersangkutan sebagai mantan Panglima TNI.

“Semua mantan panglima dan semua mantan menteri serta pimpinan lembaga negara yang selesai satu periode juga dapat Bintang Mahaputera. Itu harus diberikan tanpa pandang bulu,” ungkap Mahfud MD dikutip dari kompas.com.

Mahfud MD juga mengungkapkan penganugerahan yang diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Gatot Nurmatyo adalah sama seperti kepada mantan-mantan Panglima TNI sebelumnya.

 

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait