Tahun 2022 Upah Minimum Naik 1,09 Persen, Pengusaha Tak Patuh Bakal Dikenai Saksi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Bantu Pelaku Pariwisata, Kemenparekraf Siapkan Bantuan 1,8 Juta
Ilustrasi uang Rp 100.000 dan Rp 50.000 (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Straight

Tahun 2022 Upah Minimum Naik 1,09 Persen, Pengusaha Tak Patuh Bakal Dikenai Saksi

Satukanal.com, Nasional – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pada tahun 2022 mendatang terdapat kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 1,09 persen.

Kenaikan UMP ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Rinciannya, upah minimum terendah akan terjadi di Jawa Tengah Rp1.813.011 dan upah minimum tertinggi akan terjadi di DKI Jakarta Rp4.453.724.

“Perusahaan yang membayar upah di bawah UM dikenakan sanksi pidana,” kata Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Ida melanjutkan, pengaturan upah pada usaha mikro dan kecil dikecualikan dari ketentuan upah minimum. Upah pada usaha mikro dan kecil disepakati antara pekerja atau buruh dengan pengusaha.

Baca Juga :  Aturan Ibadah Natal di Tahun 2021, Simak Selangkapnya

“Sekurang-kurangnya sebesar 50 persen dari rata-rata konsumsi atau 25 persen di atas garis kemiskinan,” terangnya.

Selain itu, sanksi juga diberikan kepada pemerintah daerah yang tidak mengikuti ketentuan pengupahan sesuai dengan Undang-Undang Nnomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sanksi yang diberikan bisa berupa:

  • Sanksi tertulis,
  • Pemberhentian sementara,
  • Pemberhentian secara permanen.

Sebagai informasi, sebanyak 26 Provinsi telah menetapkan UMK. Dari 26 provinsi tersebut, ada 255 kabupaten/kota yang telah menetapkan UMK.

Baca Juga :  Jadi Korban Mafia Tanah, Kakanwil BPN DKI Jakarta Imbau Masyarakat Tak Beri Kuasa Pengurusan Tanah Pada Orang Lain

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri, mengatakan ada empat provinsi yang nilai UM tahun 2021 lebih tinggi dari Batas Atas upah Minimum.

Sehingga upah minumum di daerah-daerah tersebut tahun 2022 nilainya sama dengan upah minimum 2021 yang artinya tidak ada kenaikan upah buruh. Keempat provinsi tersebut diantarannya:

  1. Sumatera Selatan dengan upah minimum Rp 3.144.446,
  2. Sulawesi Utara Rp 3.310.723,
  3. Sulawesi Selatan Rp 3.165.876;
  4. Sulawesi Barat Rp 2.678.863

 

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait