Tahun 2019, Polres Tulungung Berhasil Ungkap 329 Kasus | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Tahun 2019, Polres Tulungung Berhasil Ungkap 329 Kasus

Dalam kurun waktu 2019, Polres Tulungagung berhasil mengungkap 329 kasus dari 448 perkara atau jika diprosentase mencapai 73 %.

Jumlah kasus yang ditangani menurun 20 kasus  jika dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 468 kasus.

Penyelesaian kasus di tahun 2019 juga lebih tinggi jika dibandingkan 2018 yang hanya 287 kasus atau sekitar 61,3 persen.

“Alahamdulillah juga penyelesaian (kasus tahun 2019) lebih tinggi dibanding tahun kemarin,” ujar Kapolres Tulungagung, AKBP EG. Pandia, Selasa (31/12/19).

Kasus penipuan menempati rangking pertama tindak pidana di Tulungagung dengan 73 kasus dengan penyelesaian 36 kasus.

Disusul kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan 67 kasus dan terselesaikan 43 kasus. Pencurian biasa dengan 58 kasus, lalu penggelapan dengan kasus yang terselesaikan sebanyak 38 kasus, dan kasus perjudian dengan ungkap kasus sebanyak 34 kasus.

Untuk kasus criminal khusus seperti kasus pangan, kefarmasian dan illegal logging mengalami penurunan. Tahun 2019 terjadi 34 kasus, menurun 25 kasus jika dibanding tahun 2018 sebanyak 59 kasus.

Namun prtosentase penyelesaian di tahun 2019 lebih tinggi, sebanyak 27 kasus (79 %) dibanding tahun 2018 54 kasus (54%).

Kasus pangan dengan 17 kasus diselesaikan 10 kasus, kefarmasian 4 kasus terselesaikan 3 kasus dan illegal logging sebanyak 3 kasus terselesaikan 2 kasus.

“Total terssangka selama 2019 sebanyak 177 tersangka,” terang Kapolres.

Di tahun ini juga berhasil diungkap 9 kasus menonjol, yang salah satunya ungkap pembunuhan pasutri di Dusun Ngingas Desa/Campurdarat yang baru terungkap setelah hampir 1 tahun.

Sedang untuk kasus narkoba sebanyak 158 kasus yang kesemuanya baehasil terselesaikan. “Narkoba ini sangat berbahaya, maka kita terus memerangi narkoba,” Tegas Kapolres.

Dari kasus narkoba berhasil diamankan barang bukti sebanyak 259, 13 g sabu, 20 pil alprazolam, 60.492 pil dobel L, 45 obat stelan dan 133 parfum.

Dari kasus miras terungkap 34 kasus dan berhasil menyita 1.578 botol miras dari berbagai merk, 4 jerigen ciu, dan satu drum ciu. Jumlah ini mengalami penurunan 30 kasus dianding tahun 2018, sebanyak 64 kasus.

Kapolres meminta agar tidak ada yang pesta miras pada tahun baru. Apalagi mengkonsumsi miras oplosan yang bisa membahayakan nyawa. Kapolres meminta masyarakat untuk tak segan mengadukan penjualan miras pada Kepolisian agar segera ditindak lanjuti.

“Jadi kalau masyarakat tahu ada yang jual miras oplosan atau ciu, segera hubungi petugas agar segera di tindak lanjuti,” pinta Kapolres.

Sedang untuk lalu lintas terjadi 1.061 laka lantas dengan korban meninggal 138 jiwa, luka ringan  1.871 dan luka berat nihil. Kerugian material akibat laka lantas Rp. 779.650.000,-.

Dibanding tahun 2018 mengalami peningkatan sebanyak 139 kejadian, dari 922 ditahun 2018 menjadi 1.061 kejadian.

“Karena kita tahu kendaraan bermotor meningkat, jadi angka kecelakaan juga meningkat,” terang Kapolres.

Selama tahun 2019 telah melakukan tilang terhadap 22.756 pelanggaran lalu lintas dan 5.192 teguran.  Sedang penindakan terhadap knalpot brong sebanyak 56 pelanggaran.

Polres Tulungagung juga telah mengeluarkan  SIM sebanyak 79.864, STNK sebanyak 135.350, BPKB sebanyak 50.343 dan TNKB sebanyak 138.805 lembar.

Kanal Terkait