Sudah Level Dua, Pakar Kesehatan Jombang Ingatkan untuk Tidak Lengah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA Kanal Straight

Sudah Level Dua, Pakar Kesehatan Jombang Ingatkan untuk Tidak Lengah

Satukanal.com, Jombang Kabupaten Jombang resmi berada di PPKM level 2, meskipun begitu pakar Kesehatan Masyarakat, Zahrul Azhar Asumta ingatkan masyarakat untuk tidak lengah.

Alumni Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM (Universitas Gajah Mada) ini juga menjelaskan, menjaga kewaspadaan perlu ditanamkan disetiap diri masyarakat. Pasalnya, walaupun saat ini Kota Santri berada di level 2, Covid 19 masih ada.

“Pertama saya ucapkan selamat kepada pemerintah dan warga Jombang atas perbaikan kondisi yang sekarang. Ini tidak lepas dari kesungguhan semua pihak, saya berharap kita tidak terlalu dini berSelebrasi dari capaian ini,” ucapnya pada wartawan pada Selasa (14/9/2021).

Gus Hans sapaan akrabnya menyebut, masyarakat justru harus tetap menjaga kewaspadaan dengan selalu tertib menjalankan prokes (protokol kesehatan). “Abai adalah satu pintu utama dari merebaknya pandemi,” katanya.

Lebih lanjut, selain menjaga kewaspadaan perilaku. Masyarakat juga harus kembali hidup normal. Dengan adanya vaksinasi, ia menuturkan juga tidak ada yang perlu dihindari, terutama untuk konsumsi makanan.

Baca Juga :  Sisa 300 Pasien Isoman, Kota Malang Gerak Cepat Pindahkan ke Isoter

Tak lupa, pengasuh Asrama Queen Al Azhar di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang ini menambahkan, agar masyarakat tetap memperbanyak olahraga.

“Prinsipnya tidak ada yang perlu dihindari sebatas dikonsumsi secara wajar dan memang tidak ada larangan dari dokter yang berkaitan dng penyakit yang diderita . Perbanyak olahraga dan terkena matahari pagi smpe jam 11,” jelasnya.

Kemudian, meski capaian PPKM level 2 sudah didapat, ia menyebut ptoses tracing harus terus dilakukan. “Tracing tidak boleh berhenti dengan adanya penurunan level . Justru tracing inilah yang harus ditingkatkan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya,” ungkapnya.

Senada yang disamapaikan Gus Hans, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari Tempo.co, secara gamblang mengatakan agar tidak lengah dan secara keseluruhan indikator transmisi Covid-19 mengalami perbaikan.

Misalnya dari kasus konfirmasi, jumlah perawatan pasien di rumah sakit, hingga jumlah kematian.

Baca Juga :  September 2021, Siswa SMP dan SMA Kota Malang Ditargetkan Tuntas Divaksin

“Meskipun indikator transmisi mengalami perbaikan seperti yang saya sebutkan diatas, namun indikator respon kesehatan pada banyak wilayah kota/kabupaten masih belum memenuhi target yang ingin dicapai pemerintah,” kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (6/9/2021).

Hal tersebut yang menjadi target untuk dicapai pemerintah dalam beberapa pekan ke depan. Luhut juga memberikan gambaran, yakni contohnya saja rasio kontak erat. Luhut mengatakan meskipun telah terjadi kenaikan signifikan rasio kontak erat dari 3,37 di awal Agustus menjadi 7,89 per 5 September, namun pada banyak daerah rasio kontak eratnya masih di bawah 5.

Hal tersebut dinilai menghambat daerah untuk turun level. Meski ada perbaikan, Luhut mengatakan saat ini bukanlah saatnya euforia maupun perayaan. Pasalnya, kelengahan sekecil apa pun akan berujung kepada peningkatan kasus selama beberapa pekan ke depan. Karena itu, ia mengatakan hal tersebut harus dihindari.

 

Pewarta: Anggit Puji

Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait