Stok Menipis, Beberapa Daerah Hentikan Vaksinasi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Stok Menipis, Beberapa Daerah Hentikan Vaksinasi
ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Foto:Bayu/Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Stok Menipis, Beberapa Daerah Hentikan Vaksinasi

Satukanal.com, Nasional – Pandemi Covid-19 yang masih belum terkendali, kini pemerintah masih terus berupaya dengan melakukan perpanjangan pelaksanaan PPKM Darurat guna menekan kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Penerapan PPKM Darurat yang kini diubah menjadi PPKM Level 4, juga nampak membuahkan hasil positif untuk mengurangi tingkat mobilitas masyarakat. Aturan mengenai perjalanan darat maupun udara kini kembali diperketat, seperti mewajibkan masyarakat untuk menuntaskan vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Adanya aturan baru tersebut, membuat masyarakat yang ingin berpergian berbondong-bondong ke sejumlah instansi yang menyediakan layanan vaksinasi. Tingginya antusiasme masyarakat untuk mejalankan vaksinasi juga menjadi salah satu penyebab adanya kelangkaan vaksin Covid-19 di sejumlah daerah.

Siti Nadia Tarmizi selaku Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan mengatakan, animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi kini semakin mengalami peningkatan. Dirinya menilai, tingginya animo masyarakat mengikuti vaksinasi sangat baik.

Baca Juga :  Daftar 64 Stasiun yang Melayani Antigen Rp 45 Ribu

Menurutnya, tingginya antusias mayarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 bukan penyebab utama kelangkaan vaksin Covid-19 di beberapa daerah. “Permasalahan sebenarnya adalah karena memang vaksinnya belum datang semua. Kita butuh vaksin 426 juta dosis,” ujarnya melansir laman Kompas.com.

Sementara, Nadia mengatakan bahwa jumlah vaksin Covid-19 yang telah sampai di Indonesia masih berjumlah 130 juta dosis. 68 juta dosis sudah didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia dan 61 juta vaksin sudah disuntikkan kepada masyarakat.

“Dari 68 juta yang terdistribusi itu pasti ada sisa, mungkin sekitar 5 persen. Jadi, sudah 65 juta yang terpakai. Yang masih di gudang-gudang farmasi kurang lebih 5 juta. Sisanya ada 65 juta saat ini di gudang Biofarma,” jelasnya.

Terkait penyaluran vaksin Covid-19 di tiap daerah juga berbeda-beda. 50 persen  dosis vaksin Covid-19 didistribusikan ke tujuh provinsi di Pulau Jawa dan Bali. Sisanya disebar ke 27 provinsi di luar Jawa dan Bali. Jawa dan Bali mendapatkan pembagian yang lebih banyak, sebab kasus Covid-19 di wilayah tersebut cukup tinggi.

Baca Juga :  Santapan Sederhana Ala Presiden Pertama Indonesia

Sehingga, hal tersebut menyebabkan beberapa daerah menilai distribusi vaksin Covid-19 tidak merata. Dirinya memperkirakan, pada bulan Agustus mendatang, Indonesia akan kedatangan 35-40 juta dosis vaksin.

Oleh sebab itu, Nadia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan ketersediaan vaksin Covid-19, karena pemerintah sendiri sudah menjamin seluruh masyarakat akan mendapatkan jatah vaksinnya masing-masing.

Sementara itu, tahap penyaluran vaksinasi beberapa daerah di Jawa Timur juga terhenti. Beberapa daerah tersebut antara lain, Kota Malang, Kabupaten Jombang, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Jember, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Kediri.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait