Soal Pungli Parkir, Dewan Masykur Lukman: Ini Legal Ada Kontraknya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Soal Pungli Parkir, Dewan Masykur Lukman: Ini Legal Ada Kontraknya
HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Soal Pungli Parkir, Dewan Masykur Lukman: Ini Legal Ada Kontraknya

Satukanal.com, Kediri – Dugaan pungutan liar (pungli) oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri dijawab oleh Masykur Lukman, Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Kediri yang tak lain adalah terduga pungutan liar. Berdasarkan keterangan dirinya mengaku adalah pemilik sah sementara lahan parkir tersebut, karena telah mendapatkan kontrak dengan Pemkab dalam hal ini BPKAD.

Dalam sebuah press release, Masykur Lukman mengaku sejak Februari 2021 lalu dirinya resmi menjadi pengelola parkir di area Dispendukcapil. Pengakuan itu dibuktikan dengan adanya surat-surat resmi yang dikeluarkan BPKAD dan ditandatangani oleh beberapa kepala dinas.

Baca Juga :  PMI Pulang Kampung Kampung, Pemkab Kediri Siapkan Karantina Covid-19

“Parkir itu memang prosedur, artinya legal bukan ilegal, saya punya bukti, saya pengajuan ke Pemkab Kediri, dan itu adalah kebijakan bupati lama sebelum Mas Dhito,” jelas Masykur di salah satu ruangan komisi 1 DPRD Kabupaten Kediri, Jumat, 30 April 2021.

Di kesempatan tersebut Masykur juga menunjukan beberapa bukti seperti pembayaran yang dikirim melalui Bank Jatim dan surat kontrak dengan tanda tangan Sekda Kabupaten Kediri dan beberapa kepala dinas seperti Bagian Hukum, Dispendukcapil, Bapenda, BPKAD dan Bagian Umum.

“Jika Mas Bup mengatakan itu ilegal berarti Mas Bup belum tahu karena ini adalah kebijakan buat yang lama,” katanya.

Baca Juga :  Larangan Mudik Dimulai, Bupati Kediri Sebut Angka Covid-19 Naik Dua Persen

Dia juga mengatakan, selama ini bentuk kerja sama yang dilakukan adalah sewa lahan. Adapun nilai sewa itu dalam setahun adalah 22 juta rupiah. Menurutnya sewa lahan itu sebetulnya sudah dilakukan sejak 2017 dan sebelumnya juga disewakan.

Masykur mengatakan, jika memang pungutan parkir tersebut tidak diperbolehkan maka dirinya akan menaati hal tersebut dan melepas kontrak yang ada. “Kalau dihentikan ya sudah selesai ini semua, ini resiko,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : M. Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait