Soal Isu Kudeta Partai Demokrat, Berikut Klarifikasi Moeldoko - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Soal Isu Kudeta Partai Demokrat, Berikut Klarifikasi Moeldoko
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Soal Isu Kudeta Partai Demokrat, Berikut Klarifikasi Moeldoko

Satukanal.com, NasionalPartai Demokrat saat ini sedang dalam situasi yang kurang stabil. Hal ini lantaran partai politik besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut diterpa isu kudeta pimpinan. Dari dugaan yang berkembang bahwa puncak pimpinan partai Demokrat yang saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat ancaman kudeta dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Dikutip dari republika.co.id, dalam konferensi pers Agus Harimurti Yudhoyono di hadapan media, ia menyatakan bahwa maneuver politik yang saat ini terjadi di tubuh demokrat didiga dilakukan oleh pihak eksternal dan internal partai.

AHY menduga pihak internal yang berusaha memantik konflik di tubuh demokrat adalah seorang kader aktif, seorang kader yang tidak aktif selama 6 tahun terakhir, seorang mantan kader yang diberhentikan karean kasus korupsi, serta mantan kader yang keluar tiga tahun lalu. Sedangkan dari pihak eksternal adalah salah seorang pejabat tinggi pemerintahan, yang belakang santer diduga adalah KSP Moeldoko.

Baca Juga :  Bakal Rilis Akhir Juni, Begini Bocoran Windows 11

AHY juga mengungkapkan bahwa, ada upaya gerakan tertentu untuk mengambil alih secara paksa pimpinan partai demokrat yang selanjutnya akan dijadikan sebagai kendaraan politik mereka dalam mengahadapi kontestasi pemilihan presiden 2024.

Lebih lanjut AHY menyatakan bahwa upaya tersebut akan mereka lakukan melalui penyelenggaraan Kongres Luar Biasa dan mempengaruhi mayoritas pemegang suara dengan imbalan uang dalam jumlah yang besar.
Dari isu yang santer beredar serta dalam rangka menanggapi konferensi pers AHY, Moledoko akhirnya melakukan klarifikasi.

Dilansir dari tempo.co.id, Moeldoko mengakui bahwa menerima kunjungan salah seorang kader partai demokrat, namun pembicaraan mereka hanya seputar situasi partai dan bukan untuk agenda kudeta. Ia juga membantah isu yang terkait dengan istana dan meminta agar tidak perlu disangkut-pautkan dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Besok, Hujan Meteor Arietied Dapat Disaksikan Dengan Mata Telanjang

Lebih lanjut, Moeldoko menyatakan bahwa pertemuan ini bagian dari silaturahmi biasa dan menyarankan agar pemimpin tak mudah terbawa perasaan. Klarifikasi tersebut secara substansif sebenarnya belum membahas atau menanggapi tudingan dari Agus Yudhoyono.

Hal ini akan memancing tafsiran masyarakat isu yang berkembang tersebut benar adanya. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengamati bahwa ketika tudingan dijawab satu persatu, maka tidak akan ada spekulasi. Namun, karena jawaban-jawaban yang diberikan tidak secara komprehensif, maka kemungkinan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat bisa makin liar.

 

 

 

 

Pewarta : Albertus Aliandu
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait