SATUKANAL.COM
Calon Tunggal Hanindhito
Foto : Hanindhito Himawan Pramono seusai rapat di DPC PDIP Kediri
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN STRAIGHT NEWS

Soal Calon Tunggal Hanindhito : Saya Rasa itu Bagian Dari Hal Yang Memang Sudah Diamanahkan dari Konstitusi

SATUKANAL, KEDIRI – Calon Bupati Kediri 2020 Hanindhito Himawan Pramono kembali berkomentar terkait dirinya akan melawan bumbung kosong di Pilbup yang akan terlaksana 9 Desember 2020 mendatang.

Ditemui seusai melakukan rapat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, laki-laki yang akrab disapa Dhito itu menerangkan bahwa pencalonannya didalam kontestasi Pilbup ini tidaklah melanggar Undang-Undang yang ada.

“Kalau dinamika bumbung kosong, saya rasa itu bagian dari hal yang memang sudah diamanahkan dari konstitusi,” kata Dhito, Sabtu (1/8/2020).

Keberadaan calon tunggal di Pilkada memang tak melanggar konstitusi, baik undang-undang maupun PKPU. Karena hal ini tidak melanggar hukum, Dhito tak mau mengomentari terlalu jauh perihal dirinya yang berpotensi melawan kotak kosong.

Baca Juga :  Minim Prestasi, KONI Kota Kediri Target 2 Cabor Peroleh Tambahan Mendali

“Jadi saya tidak mau berkomentar terlalu panjang terkait bumbung (kotak) kosong. Saya lebih fokus turun ke bawah ya,” ujarnya.

Senada dengan Hanindhito, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kediri, Anwar Anshori juga menyebut dalam Kontestasi Pilbup fenomena bumbung kosong tidaklah menyalahi aturan, baik itu Undang-Undang Pemilu maupun Peraturan KPU.

“Yang terpenting kita lalui dulu bagaimana proses pendaftarannya ini dari parpol yang berhak mengusung ini, kemudian ada nggak yang mencalonkan (sosok) lain,” papar Anwar.

Baca Juga :  Update Covid Kabupaten Kediri Ada Tambahan 22 dan Sembuh 24

“Kalau nggak ada, ya nanti memang ada mekanisme untuk perpanjangan pendaftarannya. Namun ketika diperpanjang, tetap nggak ada sisa parpol yang mengusulkan, ya sudah nggak masalah,” lanjutnya.

Untuk diketahui, dalam pemilihan kali ini Dhito anak dari Seskab RI Pramkno Anung telah menguasai 44 dari 50 kursi di DPRD.

Dengan perolehan tersebut dipastikan pemilihan pada akhir tahun nanti akan diadakan dengan satu calon saja.

    Kanal Terkait