SKM Capai 95 Persen, Perumda Tirta Kanjuruhan Optimis Melangkah Lebih Maksimal di 2020 | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

SKM Capai 95 Persen, Perumda Tirta Kanjuruhan Optimis Melangkah Lebih Maksimal di 2020

Capaian angka kepuasan masyarakat dalam menilai kinerja sebuah organisasi pemerintahan menjadi salah satu indikator penting. Dimana, melaluinya, kita bisa menilai baik dan buruknya pelayanan publik yang diberikan oleh organisasi pemerintahan itu.

Selain hal tersebut, angka kepuasan masyarakat atau di dalam pemerintahan dikenal sebagai nilai survei kepuasan masyarakat (SKM) juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Dimana, Pemerintah memiliki kewajiban untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik, serta mampu memberikan perlindungan bagi setiap warga negara dan penduduk dari penyalahgunaan wewenang dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal itu pula yang membuat SKM jadi tolak ukur untuk menilai kualitas pelayanan suatu organisasi di pemerintah. Tak terkecuali di OPD Kabupaten Malang, khususnya Perumda Tirta Kanjuruhan yang awalnya Perusahan Daerah Air Minum (PDAM).

Sempat terseok-seok, lazimnya Perusahaan Daerah, Perumda Tirta Kanjuruhan pun menggenjot berbagai kinerjanya sepanjang 2019 lalu. Hasilnya, berbagai apresiasi didulangnya, seperti di Desember 2019 lalu yaitu menjadi BUMD Terbaik Kategori PDAM se-Jawa Timur (Jatim).

Capaian tersebut, ditindaklanjuti dengan berbagai program yang diproyeksikan untuk semakin mendekatkan dan mempermudah masyarakat dalam pemenuhan air bersih. Baik yang bersifat bayar (melalui PDAM) maupun berupa bantuan CSR.

Pada sistem bayar dengan pola transaksi elektronik atau E-Transaksi berupa aplikasi Sistem Informasi Perumda Tirta Kanjuruhan (Sipika) dengan jumlah sambungan rumah (SR) yang dilayani mencapai 125.689.

Sedangkan bantuan atau CSR, berupa air bersih di musim kemarau panjang sampai dengan berbagai program sosial-kemanusian lainnya. Terbaru, adalah bantuan air bersih untuk musala-musala di berbagai wilayah perdesaan yang diklaim sebagai salah satu program yang hanya ada di Kabupaten Malang.

Berbagai jejak Perumda Tirta Kanjuruhan itulah yang membuatnya diganjar dengan angka SKM 95 persen. Angka yang terbilang tinggi dalam sebuah OPD yang bertugas melayani publik dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

“Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Malang memberikan kepercayaan tinggi kepada kami. Berdasarkan SKM tahun 2019 dengan melibatkan pihak ketiga, 95 persen masyarakat atau pelanggan menyatakan puas terkait pelayanan kami,” ucap Syamsul Hadi, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (3/1/2020).

Tingkat kepuasan masyarakat ke Perumda Tirta Kanjuruhan itu, lanjut Syamsul, membuat pihaknya termotivasi di tahun 2020 untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat Kabupaten Malang.

“Tentunya kita akan terus lakukan perbaikan-perbaikan pelayanan ke depannya. Baik dalam pemenuhan air bersih maupun dalam teknis transaksi elektronik melalui SIPIKA. Kita optimis tahun ini akan semakin maksimal,” ujarnya.

Beberapa hal yang akan dijalankan di tahun 2020 adalah terkait penyesuaian jasa administrasi di Februari 2020 mendatang. Penyesuaian jasa administrasi yang acuannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum, menjadi bagian dalam meningkatkan pelayanan prima kepada para pelanggan di Kabupaten Malang.

Seperti disampaikan Syamsul, pihaknya sebagai Perumda dituntut untuk mengikuti hukum bisnis, yaitu mendapatkan laba. “Tapi, bisnis itu tak sepenuh keuntungannya untuk kita. Karena kita juga memiliki fungsi sosial bagi masyarakat Kabupaten Malang melalui tupoksi di Perumda,” terangnya.

Sehingga, penyesuaian jasa administrasi itu disesuaikan dengan jenis golongan pelanggan. “Tapi bagi pelanggan kategori MBR (masyarakat berpenghasilan rendah, red) tidak kena penyesuaian ini,” imbuhnya.

Langkah itu pun sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Soemito Kepala Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Malang, yang menyampaikan, penyesuaian jasa administrasi akan membawa banyak hal positif ke depannya.

“Terutama pada pelayanan Perumda tentunya yang akan diminta masyarakat lebih maksimal lagi. Selain dari sisi PAD pun bisa meningkat nantinya,” ucapnya.

Kanal Terkait