Situs Watukucur Dipercaya Sebagai Tempat Ibadah Umat Hindu - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Situs Watukucur Dipercaya Sebagai Tempat Ibadah Umat Hindu
Situs Watukucur di Jombang saat dilakukan proses eksvakasi (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Situs Watukucur Dipercaya Sebagai Tempat Ibadah Umat Hindu

Satukanal.com, Jombang – Proses eksvakasi tahap pertama situs Watukucur sudah dilakukan, hasilnya, tim Arkeolog BPCB Trowulan Jatim temukan Yoni yang identik dengan tempat ibadah umat Hindu.

Alhasil dengan temuan Yoni ini, diyakini, situs Watukucur sebagai tempat suci Hindu pada zaman Kerajaan Majapahit.

Muhammad Ichwan, Ketua Tim Eskavasi Situs Watukucur BPCB Jatim menyenut, eskavasi ini Tim menemukan yoni dibagian selatan situs.

Yoni yang ditemukan di situs Watukucur memiliki dimensi panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 96,5 cm. Juga terdapat lubang berukuran 25,5×25,5 cm tepat di tengah-tengah bagian atas Yoni. Lubang tersebut juga disebut sebagai tempat batu lingga.

“Kami temukan sebuah yoni, biasanya berpasangan dengan lingga. Namun, belum kami temukan. Yoni sendiri identik sebagai tempat suci persembahan bagi umat Hindu,” ucapnya kepada awak media di lokasi Eskavasi, Sabtu (9/10/2021).

Lebih jauh, ia menjabarkan, batu lingga dan yoni sangat identik dan erat hubungannya dengan Agama Hindu beraliran Siwa. Dari aspek Siwaistis, Lingga merupakan representasi Dewa Siwa laki-laki, sedangkan yoni representasi Dewi Parwati perempuan. Menyatunya laki-laki dan perempuan melambangkan kesuburan.

Baca Juga :  Tak Ada Dana, Pemain PSID Jombang Tak Digaji

“Biasanya, bangunan candi atau tempat suci Hindu Siwa, di ruangan candi ada arca Dewa Siwa. Kalau tidak ada, diwujudkan dalam bentuk lingga dan yoni,” ungkapnya.

Tim ekskavasi BPCB Jatim meneliti Situs Watukucur di Jombang selama 10 hari. Para arkeolog BPCB Jatim bakal menggali area seluas 15×15 meter di situs mulai tanggal 7-16 Oktober 2021 mendatang.

Situs Watukucur sendiri terletak di tengah perkebunan tebu Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Bangunan purbakala ini ditemukan di sawah milik Setyo Budi, warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Dalam kesempatan yang sama, Pamong Ahli Budaya BPCB Jatim, Andi Muhammad Said menuturkan bahwa struktur bangunan Situs Watukucur ini mirip seperti Candi Gentong di Trowulan Mojokerto.

Baca Juga :  Tahun 2040, Pemerintah Bakal Stop Penjualan Kendaraan yang Pakai BBM

Andi menduga, struktur tersebut sama dengan situs Candi Gentong yang berada di Trowulan, Mojokerto. Dari model yang terlihat, Situs Watukucur hampir sama dengan Candi Genting.

“Mungkin bisa sama, tapi belum bisa dipastikan sama atau tidaknya. Sementara dugaannya seperti itu,” ujarnya.

Said sapaan akrabnya menegaskan, ada tiga lapis dari struktur bangunan situs Watukucur. Itu yang akan diusahakan Tim BPCB Jatim untuk dimunculkan. Jika dilihat dari temuan berupa ompak (pondasi tiang) menandakan bahwa dahulu situs ini berupa bangunan dari kayu semi permanen.

Pihaknya juga mengungkapkan ekskavasi situs Watukucur akan dilaksanakan selama 10 hari, yang sudah dimulai dari tanggal 7 Oktober hingga 16 Oktober 2021 mendatang. “Anggaran dari APBN, dan eskavasi belum tentu akan tuntas pada 10 hari ini. Bisa nambah sesuai perintah atasan,” pungkasnya.

 

Pewarta: Anggit Puji 
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait