SATUKANAL.COM
IMG_20201007_122411_copy_940x640-4c92a8b5
ADVERTORIAL BERITA KABUPATEN KEDIRI

Situs Tunglur Candi Peribadatan Kerajaan Kediri

Satukanal.com, Kediri – Situs Candi Tunglur terdapat serangkaian benda bersejarah, bekas peninggalan kerajaan Kediri. Uniknya ditemukan juga Dua Arca persembahan, serta pecahan benda kuno disekitar rumah warga yang dinilai berbeda dibandingkan penemuan lainnya.

Saat pertama kali ditemukan pada kedalaman satu meter dari atap candi, lokasi situs terletak di Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Menurut Romli selaku Juru Pelihara (Jupel) Situs Candi Tunglur, penemuan tersebut dilakukan secara tidak sengaja dalam pekarangan belakang rumahnya. Awalnya dilakukan penggalian kolam  usaha budidaya lele, hingga pada akhirnya ditemukan atap candi dikedalaman tanah satu meter.

“Awal penemuan ini kan mau bikin kolam lele akhirnya ada benda yang aneh aneh selanjutnya dilaporkan ke dinas pariwisata,” kata Romli.

Selanjutnya penemuan tersebut dilanjutkan untuk pelaporan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, hingga diteruskan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB). Selanjutnya dilakukan penggalian lebih dalam, pada tahun 2014.

Baca Juga :  BPBD Kabupaten Kediri Droping Air Bersih di Desa Tiron

Dalam penggalian tersebut ditemukan empat bangunan candi. Satu candi induk dan tiga lainnya masih nampak berdiri dengan susunan batu-bata merah kuat.

“Penggalian pertama ditemukan dua, akhirnya digali lagi ketemu satu lagi, jadi berjumlah tiga. Di lanjut penggalian yang kedua dan ketiga, sampai menemukan lagi induknya candi,” kata Romli.

Ditemukan juga Dua buah arca berukuran 60 dan 70 Sentimeter yang ikut berserakan timbunan pasir. Bentuk
kedua arca tersebut nampak berbeda dari pada penemuan lainnya. Nampak satu badan penuh dengan hiasan relief bervariatif dan masih utuh.

“Yang ditemukan konstruksi bangunan dan arca dua. Arcanya diamankan di bpcb sana, mungkin ada dimusium. Ya bentuk arca ini unik, memang agak berbeda dari penemuan arca lain,” ucapnya.

Baca Juga :  DLH Kabupaten Kediri Siapkan Sanitary Land Fill Untuk Perluasan TPA Sekoto

Setelah kedua arca tersebut diamankan dimuseum, pengunjung situs masih dapat menyaksikan lewat foto yang dipasang di area situs.

Romli juga mengungkapkan disekitar situs, jug ditemukan benda benda sejarah yang kini ditempatkan di Dusun Minak sengguru, yang masih dalam satu Desa Tunglur.

“Ditemukan penemuan lain disekitar perumahan warga situs tunglur dan kini dikumpulkan di minaksengguru. Ada pecaham, lumpang, pipisan, lesung, gerabah, dan sebagainya,” ungkap Romli.

Menurut Romli situs ini didapati pengunjung sebanyak lebih dari 50 orang per bulan. Tak tanggung-tanggung para pengunjung mayoritas dari luar daerah Kediri.

“Banyak yang kesini, paling banyak dari daerah Bali. Belum lagi kalau sekolah-sekolah melakukan kunjungan sejarah. Entah dari SD, SMP, atau SMA,” tutupnya.

Pewarta: Anis Firmansyah

Editor : Redaksi Satukanal

  • -

Kanal Terkait