Sinopsis Film Knock Knock, Ancaman Dua Wanita Penggoda
SATUKANAL.COM
knock knock
Salah satuadegan dalam film Knock Knock (Foto: IMDb)
BERITA Kanal Artikel

Sinopsis Film Knock Knock, Ancaman Dua Wanita Penggoda Berujung Bencana

Satukanal.com, Nasional– Film thriler Amerika Knock Knock yang rilis tahun 2015 akan tayang malam ini di stasiun televisi swasta.

Perlu diketahui bahwa Knock Knock merupakan remake dari film Death Game yang rilis pada tahun 1977.

Disutradarai oleh Eli Roth, Film Knock Knock menampilkan aktor dan aktris kenamaaan yakni Keanu Reeves, Lorenza Izzo, and Ana de Armas.

Film ini mengisahkan seorang seorang arsitek pria yang telah menikah bernama Evan Webber (Keanu Reeves). Evan Webber diketahui ditinggal anak dan istrinya berlibur ke pantai di Hari Ayah.

Tiba-tiba dua wanita Genesis (Lorenza Izzo) dan Bel (Ana de Armas) mengetuk pintu rumah Evan di tengah hujan.

Baca Juga :  Cara Download Lagu MP3 dari Youtube

Evan kemudian membukakan pintu dan menemukan bahwa kedua wanita itu tengah mencari sebuah alamat yang menggelar pesta.

Kedua wanita itu kemudian meminta tolong Evan untuk meminjamkan telpon rumahnya, karena mereka tidak memiliki alat komunikasi.

Tak diduga kedua wanita itu kemudian menjelajahi rumah Evan dan memainkan beberapa rekaman vinil lamanya yang Evan miliki saat dia menjadi DJ.

Kedua gadis itu kemudian menghilang ke kamar mandi saat sopir mereka tiba. Evan mencoba meyakinkan dua gadis itu untuk pergi, tetapi dia menyerah.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Tiket MotoGP Mandalika 2022 Sudah Bisa Dibeli Secara Offline

Keesokan harinya, Evan menemukan mereka sedang sarapan tidak khawatir sama sekali untuk pergi. Dia kehilangan kesabaran dan menawarkan untuk mengantar mereka pulang.

Evan kembali ke dalam ruangan hanya untuk mengetahui bahwa patung istrinya, yang seharusnya dikumpulkan Louis untuk galeri seni, telah dirusak.

Ketika Evan mengancam untuk memanggil polisi, gadis-gadis itu mengungkapkan bahwa mereka di bawah umur.

Mereka menunjukkan bahwa mereka memiliki kendali atas dirinya atau mengambil risiko atas tuduhan perilaku seksual dengan anak di bawah umur.

Hingga akhirnya, permainan pun dimulai dan terjadilah konflik diantara mereka semua. (Adinda)

 

Kanal Terkait