Simak! Ini Rincian Biaya Perpanjangan SIM A dan SIM C Mulai Oktober 2021 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Simak! Ini Rincian Biaya Perpanjangan SIM A dan SIM C Mulai Oktober 2021
Ilustrasi SIM (Foto: Viska/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Artikel Kanal Highlight

Simak! Ini Rincian Biaya Perpanjangan SIM A dan SIM C Mulai Oktober 2021

Satukanal.com, Nasional – Bagi para pengemudi motor dan mobil jika telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk jangan abai melihat masa berlakunya. Apalagi jika masa berlakunya akan habis, penting untuk melakukan perpanjangan SIM.

Apabila ingin mengurus perpanjangan SIM, para pengendara bisa mendatangi kantor Satpas SIM atau juga bisa melalui layanan Satpas Keliling yang ada di beberapa titik-titik tertentu. Sementara, biaya yang harus disiapkan jika mau melakukan perpanjang SIM, sudah tertera pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016, yakni sebesar:

  • SIM A sebesar Rp 80.000
  • SIM C sebesar Rp 70.000

Selain itu, bagi pra pengendara yang ingin melakukan perpanjangan SIM, diimbau untuk memeriksakan kondisi kesehatan terlebih dahulu. Biaya untuk cek kesehatan sebesar Rp 25.000 dan asuransi Rp 30.000.

Menurut aturan yang tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomor 09 Tahun 2012 Pasal 28 ayat 3 tentang Perpanjangan SIM dan surat telegram ST/985/IV/2016 tanggal 20 April 2016 huruf BBB poin 3, bahwa SIM yang telah lewat masa berlakunya walaupun satu hari tidak dapat diperpanjang.

Baca Juga :  Aplikasi e-AVIS, Ujian Teori SIM Bakal Bisa dari Rumah

Masa berlaku SIM yang telah habis, selain tidak bisa diperpanjang, pemilik SIM juga harus membuat SIM baru, sehingga pemegang SIM harus membuat ulang, mulai dari tes teori hingga tes praktek lagi. Apabila ditemui, SIM yang masa berlakunya sudah habis, maka polisi tetap dapat memberikan sanksi tilang.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 288 ayat 2 UU LLAJ. Jika melanggar aturan tersebut, pemegang SIM yang masa berlakunya habis dapat terancam pidana kurungan paling lama satu bulan dan/atau denda paling banyak Rp 250.000.

Sebagai informasi, SIM yang diterbitkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) Perpol Nomor 5 Tahun 2021 terdiri atas:

  • SIM Ranmor Perseorangan
  • SIM Ranmor umum
  • SIM Internasional.
Baca Juga :  Deretan Aplikasi Foto yang Bisa Curi Data Pengguna, Uninstal Segera!

Selanjutnya, penggolongan SIM C ini dibagi berdasarkan kapasitas mesin dan sepeda motor berbasis listrik. Adapun penggolongan baru SIM C adalah sebagai berikut:

  1. SIM C, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (sentimeter kubik).
  2. SIM CI, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc, atau kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.
  3. SIM CII, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Persyaratan untuk penerbitan SIM sebagaimana tertuang dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a, terdiri atas:

  • Usia
  • Administrasi
  • Kesehatan
  • Lulus ujian.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait