Simak Cara Bedakan STNK Asli atau Palsu - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
cara
Ilustrasi foto STNK
BERITA Kanal Artikel

Simak Cara Bedakan STNK Asli atau Palsu

Satukanal.comNasional – Modus menukar pelat nomor dan juga STNK palsu bukan pertama kali terjadi. Pemilik kendaraan kerap melakukan cara itu agar bisa mengelabui petugas.

Memastikan keaslian STNK sangat penting. Terlebih saat ingin membeli kendaraan seperti mobil atau motor bekas. Keaslian STNK juga berkaitan dengan keabsahan kendaraan di jalan raya. STNK juga akan jatuh tempo, dan STNK palsu atau yang tidak sesuai tidak bisa diperpanjang.

Dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek keaslian STNK sebelum membeli mobil atau motor bekas.

1. Stiker hologram

Stiker hologram di STNK yang berada di sisi kanan dengan pemasangan halus. Hologram tersebut tidak akan berubah warna jika diterawang. Sebaliknya, jika hologram pada STNK ternyata berubah warna ketika diterawang, berarti surat itu palsu. Teknologi stiker hologram sering digunakan untuk menandakan keaslian dari barang.

Baca Juga :  Mengenal Hukuman Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kekerasan Seksual, Ini Penjelasannya

2. Barcode

Terdapat barcode yang berisi data pemilik kendaraan pada STNK terdapat barcode yang bila pemiliknya men-scan akan memunculkan angka atau identitas pemilik kendaraan.

Pembuatan barcode memang tidaklah susah jika dibandingkan dengan cetakan ejaan STNK di sisi kanan surat. Namun yang dapat langsung membedakan STNK asli atau palsu adalah saat di-scan.

Jika asli, maka langsung muncul angka atau identitas pemilik kendaraan. Namun jika palsu, maka barcode tersebut tidak dapat discan.

Baca Juga :  Fitur Disappearing Messages WhatsApp Disebut Bantu Perselingkuhan

3. Tidak ada cetakan ejaan STNK

Tanda lain dari STNK palsu adalah tidak adanya ejaan STNK di sisi kanan. Jika Anda perhatikan, di sisi kanan surat ini ada lubang tipis yang berbentuk ejaan STNK. Namun di STNK palsu ternyata tidak ada. Inilah yang menjadi salah satu penanda apakah STNK tersebut asli atau palsu.

Sebagai informasi, agar tidak menjadi korban penipuan, Polri menyarankan calon pembeli kendaraan melakukan pengecekan di Dirlantas atau Samsat. Pemeriksaan BPKB dan STNK untuk diketahui asli atau palsu ini gratis.

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait