Siaran TV Analog Bakal Dihentikan, Ini Syarat Dapat Set Top Box TV Digital Gratis! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Siaran TV Analog Bakal Dihentikan, Ini Syarat Dapat Set Top Box TV Digital Gratis!
ilustrasi siaran TV Digital (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Artikel

Siaran TV Analog Bakal Dihentikan, Ini Syarat Dapat Set Top Box TV Digital Gratis!

Satukanal.com, Nasional– Bagi masyarakat yang sebelumnya menggunakan TV analog dan hendak beralih ke TV digital, ada sejumlah syarat untuk dapat Set Top Box TV Digital Gratis dari pemerintah. Hal ini sesuai dengan keputusan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang bakal melakukan penghentian siaran TV analog.

Untuk proses migrasi ke TV Digital akan dilakukan dalam lima tahap dengan keseluruhan waktu pelaksanaan tidak melewati 2 November 2022. Tahap pertama yakni ASO (Analog Switch Off) telah direncanakan pada 17 Agustus 2021 mendatang yang meliputi 15 kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi antara lain:

  • Aceh (Kab. Aceh Besar dan Kota Banda Aceh
  • Kepulauan Riau (Kab. Bintan, Kab Karimun, Kota Batam dan Kota Tj.Pinang)
  • Banten (Kab. Serang, Kota  Cilegon dan Kota Serang)
  • Kalimantan Timur (Kab. Kutai Kartanegara. Kota Samarinda dan Kota Bontang)
  • Kalimantan Utara (Kab.Bulungan, Kota Tarakan dan Kab. Nunukan)

Disebutkan oleh Kominfo bahwa masyarakat masih bisa menonton TV seperti biasa dengan siaran digital, namun bagi televisi yang lama memerlukan perangkat tambahan bernama Set Top Box (STB) agar bisa menangkap sinyal digital melalui antena UHF.

Untuk itu, Kominfo bersama Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) melalui LPP TVRI akan menyalurkan Set Top Box gratis di wilayah yang mengalami tahap ASO. Lantas, apa saja persyaratan untuk emndapat STB gratis? Berikut rinciannya:

Baca Juga :  Viral Vidio Hiu Gigit Kabel Internet di Bawah Laut, Ini Kata Telkom

1. Masuk Golongan Rumah Tangga Miskin

Untuk syarat pertama yang harus dipenuhi, jika ingin mendapat Set Top Box TV Digital secara gratis yakni harus masuk dan tergolong dalam rumah tangga miskin. Data ini bisa diperoleh melalui kantor kelurahan, desa ataupun kecamatan di wilayah tersebut.

2. Masuk di Wilayah Kota dan Kabupaten Tahap Pertama ASO

Berikutnya yakni termasuk di wilayah kota dan kabupaten yang masuk dalam tahap pertama ASO atau Analog Switch Off. Untuk tahap pertama penerapan tersebut akan diberikan sejumlah STB gratis yang bakal disalurkan oleh Kominfo melalui pemerintah daerah setempat.

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui tim evaluasi penyelenggara multipleksing siaran televisi digital terestrial, juga telah menggelar proses evaluasi untuk menetapkan status Lembaga Penyiaran Swasta sebagai Penyelenggaraan Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial di 12 provinsi sejak tanggal 9 April 2021.

Hal tersebut merupakan pelaksanaan amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (PP Postelsiar) serta pelaksanaannya dilakukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Kominfo Nomor 88 Tahun 2021 tentang Pedoman Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial.

Baca Juga :  Awas Pendarahan di Otak! Kenali Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai

Proses evaluasi tersebut diikuti oleh tujuh grup Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) yaitu grup Surya Citra Media, Media, Rajawali Televisi, Trans Media, Media Nusantara Citra, Berita Satu dan Viva. Sayangnya, hanya tiga grup yang lolos evaluasi.

Ketiga grub itu antara lain Grup Surya Citra Media (SCM) yang terdiri dari SCTV dan Indosiar di 12 (dua belas) provinsi meliputi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,Jawa Timur, Di Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Grup Media yaitu Metro TV di 11 (sebelas) provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,Jawa Timur, Di Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Grup Rajawali yaitu RTV di 1 (satu) provinsi yaitu di DKI Jakarta. Adapun evaluasi terhadap empat grup LPS lainnya yaitu Trans Media, Media Nusantara Citra, Berita Satu dan Viva, saat ini masih berjalan.

 

Penulis : Adinda

Kanal Terkait