Siapkan Anggaran Rp 125 Miliar, Tahun 2022 Pasar Besar Kota Malang Siap Dibangun Dengan Mengusung Nuansa Eropa - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Siapkan Anggaran Rp 125 Miliar, Tahun 2022 Pasar Besar Kota Malang Siap Dibangun Dengan Mengusung Nuansa Eropa
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Siapkan Anggaran Rp 125 Miliar, Tahun 2022 Pasar Besar Kota Malang Siap Dibangun Dengan Mengusung Nuansa Eropa

Satukanal.com, Malang – Setelah terjadi insiden kebakaran pada empat tahun silam, kini Pasar Besar Kota Malang akhirnya akan dibangun oleh Pemerintah Kota Malang. Pasar Besar yang kini masih terikat perjanjian kerja sama dengan pihak Matahari itu, nantinya akan dibangun pada tahun 2022 mendatang.

Rencana pembangunan Pasar Besar Kota Malang tersebut akan disulap lebih artistik dengan model bangunan ala Eropa. Prof Mohammad Bisri selaku Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Kota Malang menjelaskan bahwa, “Konsepnya seperti model bangunan Eropa. Ya mungkin kayak ala bangunan Belanda modelnya,” Ujarnya.

Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Kota Malang menjelaskan, tak hanya berbasis konsep bangunan modern saja, nantinya Pasar Besar Kota Malang juga akan ramah lingkungan. Artinya, akan lebih sehat dan segar dengan adanya berbagai tanaman hias yang ada di area pasar.

Pasar Besar Kota Malang direncanakan akan dibangun sekitar 4 lantai. Namun, hal ini masih menunggu kapasitas jumlah pasti pedagang di kawasan tersebut. Pembangunan Pasar Besar ini juga harus bisa memenuhi konsep millenial atau berbasis online.

Pihak Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Wahyu Setianto mengungkapkan pembangunan Pasar Besar ini ditaksir akan menelan dana sebesar Rp. 125 Miliar dari APBD Kota Malang.

Baca Juga :  Pokdarwis Kampung Gribig Religi Lestarikan Tradisi Bubur Sapar

Sebagai informasi, pihak Matahari telah melakukan kajian sendiri dengan meminta bantuan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk melihat kekuatan konstruksi bangunan, sedangkan Pemkot Malang juga melakukan kajian sendiri dengan bantuan dari tim teknik Universitas Brawijaya Malang.

Walikota Sutiaji menganggap, kajian tersebut saat ini tidak dipakai lagi untuk rencana revitalisasi pada tahun 2022 mendatang. “Jadi kita sudah anggap yang dulu sudah tidak ada. Bangunan sudah tidak layak memang. Ada titik temu yang kemarin ini adalah faktor menjaga keamanan,” Ujarnya.

Hasil kajian yang dilakukan oleh pihak Matahari dengan Pemkot Malang mengatakan, nantinya hanya melakukan penguatan untuk struktur bangunan Pasar Besar Malang saja. Namun, Sutiaji tidak sependapat dengan hal tersebut. Mengingat faktor keamanan menjadikan alasan Pemkot Malang untuk membangun ulang Pasar Besar.

Baca Juga :  Pandemi Tak Kunjung Usai, BTT Kota Malang Turun jadi 25 M

Rencananya kegiatan pembangunan ini akan segera disosialisasikan kepada para pedagang. Hal tersebut juga berkaitan dengan jumlah pedagang yang akan menempati hingga penyesuaian tempat. Sehingga ketika semua telah disepakati, maka akan diproses lelang Detail Engineering Detail (DED).

Sementara ini jumlah pedagang sekitar 2.700, sedangkan lapak-lapak sekitar pasar jumlahnya 4000 lebih. Dalam hal ini, pihak Diskopindag juga segera akan menyesuaikan DED untuk proses lelang Pasar Besar.

Tujuannya ialah untuk melakukan sosialisasi sembari membahas terkait dengan relokasi, saat Pasar Besar nanti direvitalisasi. “Nanti pedagang pasar harus diajak ngomong terkait dengan relokasinya di mana, utamanya pembangunan site plan nya nanti bagaimana,” Ujar Sutiaji.

 

 

 

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait