Siapkan Anggaran Rp 111 Miliar, Pemkot Malang Fokus Bangun Pasar Seni Madyopuro Hingga Infrastruktur Lainnya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Siapkan Anggaran Rp 111 Miliar, Pemkot Malang Fokus Bangun Pasar Seni Madyopuro Hingga Infrastruktur Lainnya
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Siapkan Anggaran Rp 111 Miliar, Pemkot Malang Fokus Bangun Pasar Seni Madyopuro Hingga Infrastruktur Lainnya

Satukanal.com, Malang – Pada tahun 2022 mendatang Pemerintah Kota Malang rencanannya akan membangun Pasar Seni di Madyopuro. Pembangunan tersebut dilakukan untuk merealisasikan sederet program pembangunan infrastruktur guna meningkatkan akses perekonomian masyarakat Kota Malang.

Dalam hal ini, pembangunan infrastruktur masih menjadi program prioritas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DUPRPKP) Kota Malang di tahun 2022. Rancangan pembangunan tersebut dibahas pada agenda Forum Perangkat Daerah (FPD) Penyusunan Rencana Kerja (Renja) DPUPRPKP Kota Malang tahun 2022, di Ijen Suites Hotel, Rabu (24/2/2021).

Hadi Santoso selaku Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang menjelaskan bahwa, sederet program pembangunan infrastruktur terus dimaksimalkan guna meningkatkan akses perekonomian masyarakat Kota Malang.

Selain rencana pembangunan Pasar Seni di Madyopuro, pada tahun 2022 Pemkot Malang juga melakukan pembangunan infrastruktur lainya seperti, Jalan Tembus Ranu Grati – Muharto, pelebaran Jalan Sunan Kalijaga (Belakang UIN Malang).

Baca Juga :  2 Pemuda Jatim Sikat Uang 60 Juta Dollar Bantuan Covid-19 Milik Amerika Diringkus 

Selain itu, pembangunan lanjutan Jalan Basuki Rahmat, masterplan drainase, program stunting-sanitasi dan air bersih juga akan dilakukan. “Pembangunan infrastruktur dimaksimalkan, mobilitas dan akses masyarakat akan lebih mudah. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Ujar Hadi.

Untuk rancangan proyek pembangunan di tahun 2022 sendiri, besaran pagu indikatif DPUPRPKP diperkirakan mencapai angka Rp 254 Miliar. Dimana, sebesar Rp 111 Miliar ditujukan untuk program-program prioritas seperti pembangunan Pasar Seni di Madyopuro, Penyusunan master plan drainase, penambahan satgas banjir, evaluasi rencana detil tata ruang, pemenuhan anggaran MCC, penyusunan DED Budem di gedung ex KNPI, serta pembangunan Parkir vertikal di mini block office.

Kota Malang memiliki potensi besar jika dilihat dari bidang pariwisata. Sehingga, dalam upaya meningkatkan perekonomian pasca Covid-19, Pemkot Malang terus berupaya melakukan pembangunan sarana prasarana sekaligus sederet program pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  5 Pantai di Malang Punya Ombak Ciamik Cocok Untuk Surfing

Pada tahun 2020 lalu, Pemkot Malang telah meresmikan tiga proyek besar yang diproyeksikan bisa mendorong peningkatan perekonomian di kota Malang. Ketiga proyek tersebut antara lain Jembatan Kedungkandang, Malang Islamic Center, dan Gedung Bersama Balai Kota Malang.

Untuk proyek pengerjaan pembangunan Jembatan Kedungkandang, menghabiskan total pendanaan sebesar Rp51,6 miliar, Malang Islamic Center sebesar Rp53,7 miliar. Sedangkan Gedung Bersama Balai Kota Malang senilai Rp45,4 miliar, yang mana Gedung empat lantai tersebut akan dipergunakan untuk perkantoran dari beberapa perangkat daerah Pemkot Malang.

Wali Kota Sutiaji bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang meresmikan tiga proyek yang memang ditargetkan rampung pada akhir 2020. Ia pun berharap, dengan diresmikannya tiga proyek tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, utamanya dalam upaya untuk mendorong perputaran ekonomi pada kawasan tersebut.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait