Setahun Pandemi Covid-19, Ada 1063 pasien Yang Meninggal Dunia di Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Setahun Pandemi Covid-19, Ada 1063 pasien Yang Meninggal Dunia di Kota Malang
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Setahun Pandemi Covid-19, Ada 1063 pasien Yang Meninggal Dunia di Kota Malang

SATUKANAL.com, MALANG– Sudah hampir setahun sejak Maret 2020, setidaknya tercatat ada 1063 pasien Covid-19 yang telah meninggal dunia. Pemakamanpara pasien ini dilakukan di sembilan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Taqruni Akbar selaku Kepala UPT Pemakaman Kota Malang mengatakan, 1063 warga meninggal adalah pasien yang memiliki indikasi terpapar virus Covid-19. Sedangkan setengahnya, meninggal dalam status positif Covid-19. Sisanya, memilki status propable dan meninggal sebelum dipastikan terkena virus ini.

“Ada sebanyak 1063. Catatan angka ini terhitung dari Maret 2020 hingga Maret 2021. Untuk pasien yang meninggal dunia kemudian dimakamkan mengikuti protokol Covid-19,” ungkap Taqroni.

Menurutnya, angka kematian tertinggi yakni terjadi beberapa bulan lalu. Di mana dalam sehari terdapat 17 pasien Covid-19 yang meninggal dunia.  Angka ini tercatat sebagai jumlah kematian tertiggi dalam sehari di Kota Malang, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Bantu Pelaku Pariwisata, Kemenparekraf Siapkan Bantuan 1,8 Juta

Disampaikan Taqruni, saat itu petugas gabungan dari UPT Pemakaman, BPBD, PSC 119 Dinkes serta pihak Kepolisian saling bahu-membahu untuk memakamkan belasan pasien tersebut. “Dalam sehari rata-rata ada 8 pasien yan meninggal dunia. Seperti Januari lalu, mencapai hingga 17 pasien yang menjadi rekor tertinggi selama pandemi Covid-19,” terangnya.

Pemerintah Kota malang, kata Taqruni juga telah menyediakan lahan khusus digunakan untuk pemakaman pasien Covid-19. Lakosi tersebut adalah TPU Sukorejo dan TPU Kuthobedah. Taqruni menyebut jika daya tampung lahan tersebut sebanyak 800 makam.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Mulai Turun, Jombang Segera Bersiap Menuju PPKM Level 1

“Namun, kebanyakan dari keluarga pasien lebih memilih untuk memakamkan pasien Covid-19 di lokasi yang terdekat, seperti di TPU lain yang dimilki oleh Pemkot Malang yang totalnya ada sembilan lahan,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Taqruni, dalam proses pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia, karena adanya keterbatasan jumlah personel yang membantu proses pemakaman tersebut. Hal tersebutlah yang kemudian membuat UPT Pemakaman melakukan pembatasan jadwal pemakaman sampai pukul 18.00 WIB. “Apabila ada pasien Covid-19 yyang meninggal di atas jam tersebut, maka akan dimakamkan keesokan harinya,” ujarnya.

 

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait