Sering Tidur Menggunakan Kipas Angin? Awas Bahaya! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Sering Tidur Menggunakan Kipas Angin? Awas Bahaya!
Ilustrasi kipas angin (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Artikel

Sering Tidur Menggunakan Kipas Angin? Awas Bahaya!

Satukanal.com, Nasional – Indonesia merupakan salah satu negara tropis. Tak jarang, saat musim kemarau tiba suhu udara di rumah menjadi makin panas. Cuaca terik di siang hari yang membuat tubuh terasa sangat gerah, biasanya diatasi dengan menyalakan kipas angin. 

Namun, tahukah teman-teman? Terlalu sering memakai kipas angin saat tidur bisa picu berbagai bahaya bagi tubuh lo. Berikut dampak buruk yang bisa mengancam jika menggunakan kipas angin saat tertidur.

1. Membuat kulit dan saluran hidung kering

Tidur dengan kipas angin menyala dapat membuat kulit dan saluran hidung kering. Jika saluran pernapasan terlalu kering, tubuh akan menghasilkan banyak lendir yang membuat kamu merasa sesak, sakit kepala, bahkan mendengkur.

2. Menyebabkan otot kram

Hembusan dingin kipas angin secara terus-menerus dapat menyebabkan otot kaku. Hal ini karena udara dingin yang terkonsentrasi dapat membuat otot menjadi tegang. Terutama bagi orang yang menyalakan kipas dekat wajah atau leher.

Baca Juga :  E-Toll Expired Karena Kelamaan di Tol, Ini Cara Mengatasinya

3. Mata dan kulit kering

Ternyata udara dari kipas angin, dapat mengeringkan kulit dan mata kamu meskipun dalam keadaan tertidur. Jika hal ini terjadi, cobalah melembabkan kulit menggunakan handbody dan menggunakan obat tetes mata yang dapat membantu menghindari gejala-gejala ini.

4. Dehidrasi

Bahaya selanjutnya adalah dehidrasi, yakni kondisi tubuh saat kehilangan banyak cairan. Hal ini membuat keseimbangan zat gula dan garam di dalam tubuh jadi terganggu. Dehidrasi membuat tubuh jadi tidak dapat berfungsi dengan baik.

5. Gejala Hipotermia

Hipotermia memang lebih sering terjadi di daerah ketinggian, biasanya disebut juga penyakit anak gunung. Namun, gejalanya bisa saja terjadi dalam kondisi di mana tubuh terasa sangat kedinginan, meski kita sedang berada di dataran rendah.

Kedinginan yang teralu lama ini, bisa menyebabkan tubuh membeku akibat pembuluh darah mengerut. Kemudian ini bisa memutus aliran darah yang menuju ke hidung, telinga, jari tangan dan jari kaki.

Baca Juga :  Resmi! Squid Game Bakal Berlanjut ke Season 2

Tubuh pun kadang menggigil, sebab suhu tubuh di dalam sudah gagal dijaga dalam suhu yang normal. Gejala awal hipotermia terjadi apabila suhu kurang dari 36 derajat celsius atau kedua kaki dan tangan terasa dingin.

6. Saraf Wajah Jadi Tegang dan Kaku

Terlalu sering tidur dengan kipas angin menyala bisa membuat sistem saraf wajah berubah menjadi tegang, sulit senyum, dan susah berekspresi. Hal ini diakibatkan suhu dingin yang hanya menerpa bagian wajah secara terus menerus sepanjang malam.

Melansir laman Healthline, ada berbagai cara untuk mencegah akibat buruk yang disebabkan oleh tidur di depan kipas angin, diantarannya:

  • Jauhkan kipas angin, sehingga hembusannya tidak langsung mengenai bagian tubuh,
  • Minum banyak air putih untuk mencegah sesak napas,
  • Gunakan pelembab kulit agar kulit tidak kering.

 

Pewarta : Naviska

Kanal Terkait