Sering Lapar Padahal Sudah Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Sering Lapar Padahal Sudah Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi seorang wanita sedang minum dan makan (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Artikel

Sering Lapar Padahal Sudah Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Satukanal.com, Nasional –  Kita ketahui bahwa tubuh bergantung pada makanan dan minuman sebagai sumber energi. Wajar apabila kita merasa lapar setelah berjam-jam tidak mendapatkan asupan makanan.

Saat kondisi lapar, perut mungkin “menggeram” dan merasa kosong, atau mungkin seseorang akan mengalami sakit kepala, merasa mudah tersinggung, atau tidak dapat berkonsentrasi.

Namun, ada beberapa orang yang sering merasa lapar di luar waktu normal untuk makan. Sering merasa lapar bisa jadi tanda gaya hidup tak sehat atau gangguan kesehatan tertentu.

Melansir dari laman alodokter.com, Berikut beberapa kemungkinan penyebab sering lapar yang kerap tidak disadari:

1. Tubuh kekurangan protein

Mengkonsumsi makanan mengandung protein yang cukup memang penting untuk mengendalikan nafsu makan. Protein memiliki sifat pengurang rasa lapar yang dapat membantu keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak kalori di siang hari.

2. Kurang asupan serat

Mengonsumsi makanan rendah serat bisa menyebabkan tubuh sering merasa lapar, karena tubuh lebih cepat menyerap jenis makanan yang berserat rendah. Sementara itu, makanan kaya serat lebih lama diserap oleh tubuh sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

3. Tubuh kekurangan asupan lemak baik

Kurangnya asupan lemak baik dalam menu makan sehari-hari bisa membuat mudah lapar. Hal ini karena lemak baik dapat memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, mengonsumsi lemak baik juga dapat meningkatkan produksi hormon pemicu rasa kenyang. Kandungan lemak baik dapar diperoleh dengan mengonsumsi sumber asam lemak omega-3, seperti salmon, tuna, dan makarel.

4. Mengonsumsi karbohidrat olahan terlalu banyak

Karbohidrat olahan tidak mengandung serat, vitamin, dan mineral. Salah satu sumber karbohidrat olahan yang paling populer adalah tepung putih, yang ditemukan di banyak makanan berbasis biji-bijian, seperti roti dan pasta.

Makanan seperti soda, permen, dan makanan yang dipanggang, yang dibuat dengan gula olahan, juga dianggap sebagai karbohidrat olahan. Karena karbohidrat olahan kekurangan serat, tubuh mencernanya dengan sangat cepat.

Baca Juga :  Berawal dari 6 Wanita Pilihan, Kini 1 September Diperingati Hari Polwan

5. Tidak cukup minum air putih

Mencukupi kebutuhan air putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk menjaga sistem pencernaan. Selain itu, air putih cukup mengenyangkan dan berpotensi menurunkan nafsu makan jika diminum sebelum makan.

6. Makan terlalu cepat

Seseorang yang memiliki terbiasa makan terlalu cepat akan lebih mudah lapar daripada seseorang yang makan secara perlahan. Sebuah studi menyebutkan bahwa orang yang terlalu cepat mengonsumsi makanan umumnya memiliki nafsu makan lebih besar dan cenderung makan secara berlebihan.

7. Kurang tidur

Kurang tidur juga bisa menjadi alasan kenapa seseorang jadi lapar terus. Tidur yang cukup diperlukan untuk mengontrol fungsi otak dan sistem daya tahan tubuh agar tetap optimal. Selain itu, tidur yang cukup juga bisa mengendalikan hormon perangsang nafsu makan. Kurang tidur membuat kadar ghrelin meningkat, sehingga seseorang jadi sering lapar.

8. Gejala penyakit tertentu

Sejumlah penyakit atau gangguan kesehatan juga bisa jadi penyebab sering lapar. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau hipertiroid membuat penderitanya lapar terus-menerus. Kondisi ini dipengaruhi gangguan kontrol metabolisme penggunaan energi penderitanya.

Selain hipertiroid, penyakit diabetes tipe 2 juga membuat penderitanya sering lapar. Saat gula darah tinggi tidak terkontrol, glukosa yang digunakan sebagai sumber energi tetap berada di dalam darah dan tidak bisa masuk ke sel. Kondisi tersebut bisa membuat penderitanya merasa lelah dan mudah lapar.

Itulah beberapa kemungkinan penyebab seseorang sering merasa lapar yang kerap tidak disadari. Lalu bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut? simak penjelasan dibawah ini.

1. Tentukan waktu yang baik untuk makan dan berhenti menggunakan skala lapar

Skala lapar dibuat dari angka 1–10 untuk menggambarkan tingkatan rasa lapar. Umumnya, seseorang akan menikmati makanan dengan nyaman saat berada di antara skala 3–6. Pada skala ini, perut mulai berbunyi dan muncul keinginan untuk makan sesuatu.

Baca Juga :  6 Rekomendasi Makanan Antikanker yang Sehat Dikonsumsi

Jika makan mengikuti skala tersebut, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan terhindar dari rasa begah atau kekenyangan. Anda pun akan terbiasa mengelola rasa lapar yang muncul.

2. Rencanakan menu makanan, jumlah porsi, dan waktu yang tepat untuk makan

Memilih bahan makanan, mengolah makanan dengan cara yang benar, dan menyesuaikan porsi makan dengan kebutuhan harian merupakan informasi awal demi memulai hidup sehat. Ada satu lagi yang perlu diperhatikan yaitu mengatur jam makan yang baik.

Dengan begitu, proses metabolisme tubuh akan meningkat dan berat badan Anda akan terjaga. Dibawah ini beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk membuat jadwal makan yang baik.

  • Sarapan sebelum jam sembilan pagi
  • Makan camilan empat jam setelah sarapan
  • Makan siang saat jam istirahat atau jam 12 siang
  • Makan camilan 3-4 jam setelah makan siang
  • Makan malam sebelum pukul delapan malam

3. Penuhi asupan makanan berserat tinggi yang diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa makan buah dan sayur setiap hari menawarkan manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat umum dari konsumsi buah dan sayur setiap hari meliputi:

  • Membantu menurunkan tekanan darah,
  • Memelihara kesehatan usus,
  • Mencegah sembelit,
  • Melancarkan sistem pencernaan,
  • Menjaga berat badan ideal dan mencegah obesitas,
  • Melindungi tubuh dari penyakit diabetes, serta
  • Mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan sejumlah kanker.

Apabila diantara kalian mengalami kondisi sering lapar, cobalah beberapa cara mengatasi kondisi tersebut seperti penjelasan di atas. Kita ketahui bahwa asupan makanan sehari-hari dapat menentukan kondisi kesehatan tubuh seseorang. Jadi mulailah hidup sehat dengan memilih bahan makanan yang sehat, mengolah makanan dengan tepat, dan menyesuaikan porsi makan sesuai kebutuhan.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait