Serangkaian Bencana dan Duka Yang Menyelimuti Awal Tahun 2021 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Serangkaian Bencana dan Duka Yang Menyelimuti Awal Tahun 2021
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Serangkaian Bencana dan Duka Yang Menyelimuti Awal Tahun 2021

SATUKANAL.com, NASIONAL– Indonesia dihadapkan dengan serangkaian bencana alam yang terjadi di awal tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana nasional (BNPB) pada 1-16 Januari 2021, sebanyak 136 bencana terjadi di Indonesia.

Bencana alam yang terjadi di dominasi oleh banjir sebanyak 95 kejadian, tanah longsor 25 kejadian, puting beliung 12 kejadian, gempa bumi 2 kejadian dan gelombang pasang 2 kejadian. Dari sekian banyak bencana alam yang terjadi, tercatat 80 jiwa telah direnggut dan 858 orang mengalami luka-luka.  Serta sebanyak 405.584 orang terdampak dan mengungsi. Catatan terkait bencana alam ini belum termasuk awan panas gunung Semeru dan erupsi gunung Sinabung.

Selain bencana alam yang dialami Indonesia di awal tahun 2021 ini, peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 juga menjadi duka terdalam bagi warga Indonesia. Pasalnya, pesawat tujuan Jakarta-Pontianak itu hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarnoo-Hatta pukul 14.40.  Total ada 62 orang, 50 diantaranya merupakan penumpang dan 12 kru. Rincinya, 52 orang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi dalam penerbangan tersebut.

Berikut serangkaian bencana alam yang terjadi di Indonesia di awal tahun 2021:

Banjir Kalimantan Selatan

Gambar

Sabtu (9/01/2021), banjir melanda sejumlah Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan. BNPB mencatat, banjir terjadi di Kalsel tepatnya di Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Balangan.

Dampak banjir semakin meluas dan parah karena disebabkan ooleh cuaca yang buruk. Kejadian banjir ini juga menyebabkan ribuan rumah terendam, puluhan jiwa terdampak serta akses transportasi yang terputus.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Cincin Terjadi Besok, Wilayah Mana Yang Bisa Menyaksikan?

Tak hanya Kalsel yang mengalami banjir, beberapa daerah lain juga mengalami kejadian ini. Diantaranya adalah di Maluku Utara dengan  empat kecamatan yang rumahnya terendam banjir. Kemudian, banjir yang juga melanda kelurahan Seterio kabupaten Banyuasin yang menjadi laporan bencana pertama di Sumatera Selatan.

 

Longsor Sumedang
Gambar
Foto: BASARNAS

Bencana tanah longsor terjadi di Desa Chanjung, Kecamatan Cimanggung (9/01/2021) sekitar pukul 15.00 WIB dalam keaadaa desa yang diliputi hujan deras. Pada pukul 19.30 WIB, tanah longsor kembali terjadi di daerah tersebut.

Dilansir dari tirto.id, hingga Minggu (17/01/2021) Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) telah menemukan sebanyak 32 korban yang tewas dalam bencana tersebut. Sejauh ini pencarian masih terus berlanjut dengan menggunakan sejumlah peralatan.

Pencarian korban longsor tersebut terbagi menjadi empat sektor, mulai dari perumahan warga, lapangan, hingga area yang diduga menimbun banyak korban.

 

Gempa Mamuju dan Majene Sulbar

Gambar

Kamis (14/01/2021), gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang kawasan Majene, Mamuju dan sekitarnya, di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Kemudian,  keesokan harinya pada Jumat (15/01/2021), gempa denga magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Majenen dan terasa hingga Mamuju.

Menurut data Pusat Pengendal operasi BNPB, kejadian gempa mengakibatkan kerugian material yakni 1150 unit rumah rusak serta 15 unit sekolah terdampak. Selain itu, korban jiwa akibat gempa Magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat menjadi 81 orang. Sedangkan, di Kabupaten Majene sebanyak 11 orang meninggal dunia dan 70 orang meninggal di Kabupaten Mamuju.

Baca Juga :  Kemendag Impor 76.568 ton Bawang Putih, Anggota DPR RI : Impor hanya menambah penderitaan rakyat

 

Banjir dan Longsor Manado
Gambar
Foto: SatuManado

Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Sabtu (16/01/2021) di Kota Manado, Provinsi Sulawesi utara telah merenggut lima korban jiwa serta satu korban hilang. Kejadian ini juga membuat 500 warga mengungsi dan mencari tempat perlindungan yang aman.

Banjir dan tanah loongsorini terjadi di wilayah Kecamatan Tikala, Paal Dua, Malalayang, sario, Bunaken, Tuminting, Mapanget, Singkil dan Wenang di Kota Manado. Menurut data BNPB, bencana tersebut menyebabkan dua rumah rusak berat dan 10 rumah rusak sedang.

 

Erupsi Gunung
Gambar
Foto: BPBN RI

Sabtu (16/01/2021) pukul 17.42 WIB, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengeluarkan awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer. Masyarakat yang berada di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan dan sekitarnya diimbau untuk tetap waspada menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi. Apalagi dengan adanya curah hujan yang tinggi yang dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Sedangkan, pada Minggu (17/01/2021), erupsi Gunung Sinabung terjadi pada pukul 16.50 dan menyemburkan debu setinggi kurang lebih 500 meter. Laporan ini disampaikan oleh BPBD Kabupaten Karo,  Provinsi Sumatera Utara.

Hingga kini, Gunung Sinabung berada pada status level III (siaga), warha dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung serta tidak disarankan untuk beraktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

 

Kanal Terkait