Sepi Gelaran, Penjualan Mawar Kusam - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Sepi Gelaran, Penjualan Mawar Kusam
HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Sepi Gelaran, Penjualan Mawar Kusam

SATUKANAL.com, MALANG– Petani mawar kembali murung seiring jarangnya event yang digelar. Setelah mengalami peningkatan di bulan Februari lalu, lantaran Valentine Day. Penghasilan mereka kini kembali seret.

Tiadanya pagelaran seperti wisuda ataupun upacara pernikahan jadi alasannya. “Cenderung turun, tidak ada event seperti saat normal. Meskipun setiap hari tetap ada saja yang beli,” terang salah satu penjual mawar di sekitaran Alun-alun Kota Batu, Suhartik hari ini (14/4). Dalam sehari dikondisi pandemi, ia hanya bisa menjual kurang lebih seratus tangkai mawar saja. Jumlah tersebut menurun hampir 50 persen dibandingkan waktu normal.

Baca Juga :  LaporSam, Aplikasi Pemkot Permudah Masyarakat Laporkan Lokasi Hingga Korban Bencana

Dengan harga Rp 2 ribu per tangkainya. Penurunan tersebut juga ditengarai wisatawan yang dirasa masih takut memasuki Kota Batu. Meskipun berkunjung, mereka hanya berjalan-jalan menikmati tempat wisata tanpa membeli buah tangan apapun.

Daya beli yang menurun akibat banyak pemutusan kerja dan meningkatnya angka pengangguran jadi sebab. Kini, dengan jumlah pendapatan yang minim ia dipaksa memutar otak. Cuaca ekstrem pun menyebabkan sulitnya perawatan tanaman cantik ini.

Para petani mengaku kesulitan merawat mawar lantaran hujan yang selalu mengguyur hampir disetiap hari.
Penyemprotan yang biasanya dilakukan seminggu sekali, kini bertambah menjadi dua hari sekali. Jika tidak, tanaman akan mudah busuk dan rontok.

Baca Juga :  Sutiaji Apresiasi Dishub Malang Antisipasi Kerumunan Jam Pulang Sekolah

“Selain itu sesaat setelah dipotong, harus secepat mungkin dibersihkan dan digantung,” jelasnya. Ia mempunyai harapan seperti kebanyakan masyarakat yang ada. Yaitu agar kondisi kembali normal seperti dulu lagi dan perputaran roda ekonomi kian lancar.

 

 

 

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait