Sempat Dipenjara, Kades Tersangka Proyek DD Dialihkan Jadi Tahanan Kota - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
kejaksaan negeri pamekasan
Kejaksaan Negeri Pamekasan bantarkan tersangka kasus korupsi. (foto: nuruz/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Sempat Dipenjara, Kades Tersangka Proyek DD Dialihkan Jadi Tahanan Kota

satukanal.com, Pamekasan – H, Kepala Desa (Kades) Larangan Slampar yang ditahan karena  kasus korupsi Dana Desa (DD) dibantarkan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan mengalihkannya menjadi tahanan kota.

“Tahanan kota, tidak boleh keluar dari Kota Pamekasan,” kata Ginung Pratidina, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pamekasan, Kamis (13/1/2022) siang.

Pengalihan status tahanan itu, menurut Ginung, karena tersangka telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp135 juta.

Baca Juga :  Tangani Terpidana Kebiri Kimia Pertama di Indonesia, Kejari Mojokerto Jelaskan Penerapannya

Seperti diberitakan, H ditetapkan sebagai ditetapkan tersangka pada 31 Desember 2021. Kasus korupsi itu terkuak setelah adanya  aduan masyarakat pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Diduga ada  double Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari satu paket proyek plengsengan di Dusun Morlaok yang dilaporkan oleh pihak desa.  Pertama anggaran Rp236.580.700,00 dengan volume 660 m2 dan proyek dengan anggaran Rp178.778.100,00 dengan volume 550 m2.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan sejak 30 Desember 2021. Tersangka dikenakan pasal 2 & 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2021.Tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun minimal 5 tahun penjara. (nuruz/danu)

Baca Juga :  Hendak Dijemput Paksa, Dua Aktivis Haris dan Fatia Datangi Polda Metro Jaya

Kanal Terkait