Sempat Anjlok, Kini Harga Wortel Kian Membaik - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Sempat Anjlok, Kini Harga Wortel Kian Membaik
Ilustrasi petani wortel (Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Sempat Anjlok, Kini Harga Wortel Kian Membaik

Satukanal.com, Malang – Angin segar sedang kini menerpa para petani wortel. Pasalnya harga sayur berwarna cerah itu sedang membaik. Sempat anjlok di harga Rp 2 ribu beberapa bulan lalu, kini harga yang diterima petani naik menjadi Rp 6 ribu.

Perawatan yang sulit karena curah hujan tinggi, menyebabkan pengadaan barang tak sebaik beberapa waktu lalu. “Soalnya waktu cuaca ekstrem seperti ini menanam wortel sangat beresiko. Dia lebih rawan busuk karena kadar air yang tinggi,” terang salah satu petani wortel, Cucuk Adi yang berada di Dau, Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Penurunan Mobilitas Berkat Operasi Yustisi

Naiknya harga wortel tentu sangat berimbas pada petani. Lantaran turunnya harga beberapa waktu lalu, membuat mereka merugi. Tenaga dan modal yang dikeluarkan tidak seimbang dengan hasil yang didapatkan.

Pupuk menjadi hal utama yang paling diperhatikan dalam penanamannya. Sebelum ditanam, seluruh lahan akan dipupuk guna menyuburkan tanah. Sementara, Kualitas pilihan pupuk juga sangat mempengaruhi hasil yang didapatkan.

“Kami juga membuat tanah menjadi gundukan-gundukan. Gunanya supaya air tidak menggenang dan bisa mengalir lancar ke selokan,” imbuhnya.

Gundukan yang dibuat oleh petani setempat ini dibuat setiap dua meter persegi luas lahannya. Selain itu, dalam satu gundukannya akan ditanami kurang lebih tujuh puluh bibit wortel.

Baca Juga :  5 Hari Berjalan PPKM Darurat, 1 Kafe Terjerat

“Dalam satu gundukan itu, kemungkinan yang bisa jadi kalau pupuknya bagus mencapai 80 persen. Tapi kalau pupuknya jelek, hanya 60 persen. Kualitasnya pun tidak terlalu bagus,” jelasnya.

Dalam sekali panen, ia bisa mendapatkan hasil 8 hingga 9 ton wortel dari tanah seluas 500 meter persegi. Ia berharap agar pandemi yang ada segera menghilang dan kondisi perekonomian segera membaik seperti dulu lagi.

 

 

Pewarta : Wildan Agta
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait