SATUKANAL.COM
BERITA

Selama 10 Hari Libur Lebaran, Jumlah Sampah di Kota Malang Bertambah hingga 50 Ton

Pasca libur lebaran, jumlah sampah di Kota Malang mengalami peningkatan yang tidak terlalu signifikan. 

Karena selama 10 hari masa liburan, penambahan sampah mencapai 20 sampai 50 ton.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi menjelaskan, di hari normal, jumlah sampah yang diangkut mencapai 500 ton dalam sehari sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Sedangkan selama libur lebaran, penambahan sampah selama 10 hari tidak terlalu banyak sekitar 20 hingga 50 ton.

“Nggak banyak, kalaupun ada penumpukan itu hanya dibeberapa TPS yang kegiatannya memang banyak,” kata Diah pada wartawan belum lama ini.

Dia juga menjelaskan jika alasan tak terlalu banyaknya tumpukan sampah itu dikarenakan jumlah warga yang masuk dan keluar Kota Malang saat libur lebaran seimbang. 

Bahkan, beberapa perumahan tampak sepi aktivitas dan nihil memproduksi sampah.

“Banyak yang mudik, terlebih di H-2 lebaran, sampah di kawasan perumahan itu tidak banyak,” imbuhnya.

Perempuan berhijab itu juga menyampaikan, beberapa titik yang mengalami penumpukan dan sampah meluber di antaranya seperti TPS Malabar hingga TPS Tawangmangu. 

Karena didaerah tersebut warga melakukan kegiatan yang lebih banyak dibanding hari biasa.

“Total ada 68 TPS yang tersebar di lima kecamatan, dan produksi sampah tidak begitu banyak,” jelasnya lagi.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan jika saat ini kesadaran masyarakat untuk membuang sampah sampai ke TPS terus meningkat. 

Termasuk memilah sampah sebelum akhirnya sampai ke TPS. 

Hal itu dinilai tidak hanya membantu petugas, tapi juga menekan jumlah sampah untuk sampai ke TPA. 

Karena tak sedikit TPS yang juga melakukan daur ulang sampah untuk bernilai lebih ekonomis. 

Kanal Terkait