Sektor Agribisnis di Masa Pandemi Untung Ratusan Juta - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Sektor Agribisnis di Masa Pandemi Untung Ratusan Juta
Salah satu pengelola Desa Jambu, Kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Feature Kanal Highlight

Sektor Agribisnis di Masa Pandemi Untung Ratusan Juta

Satukanal.com, Kediri – Menjalani usaha di sektor agribisnis menjadi pilihan yang tepat di masa pandemi Covid-19. Berbanding terbalik di lesunya sektor perdagangan. Rupanya sektor agribisnis seperti penjualan bibit tanaman mengalami peningkatan sebesar 60 hingga 50 persen, selama pendemi Covid-19 berlangsung.

Berlokasi di kawasan wisata Desa Jambu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Agung Hariono, salah satu pengelola mengungkapkan pada saat lockdown menyebabkan banyak orang menyisakan waktu di rumah masing-masing.

Banyaknya waktu kosong saat dirumah, menyebabkan masyarakat banyak mencoba kegiatan baru. Salah satunya dengan membeli bibit tanaman dan mulai menanam tanaman.

“Alasan para pembeli daripada gak ada kerjaan, mending beli bibit untuk ditanam di rumah,” ungkap Agung, salah satu pengelola yang di ketuai Agus Joko Susilo, pendiri wisata Desa Jambu Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dengan adanya teknologi jaman sekarang, ia menilai juga semakin memudahkan penjualan khususnya bibit tanaman melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan YouTube. Dimana hal ini juga turut mendukung program pemerintah untuk stay di rumah.

Baca Juga :  Diburu Warga, Stok Suplemen dan Vitamin Langka di Kediri

Menurut Agung, sejak awal berjalannya pandemi Covid-19 permintaan melonjak bahkan di atas 50 persen. Terlebih lagi untuk tiga bulan terakhir, malah lebih meningkat lagi. Tercatat penjualan mencapai 10.000 bibit tanaman per bulannya.

“Sekarang 10.000 bibit per bulan, kalau sebelum 3 bulan lalu sekitar 5000 bibit. Meningkat 50 persennya,” terangnya.

Dari sekian banyak jumlah bibit tanaman yang terjual, dia menyebutkan paling banyak diminati yakni Alpukat. Alpukat jenis Kelud, Markus, dan Aligator sekaligus juga menjadi andalan produk bibit tanaman khas Desa wisata Jambu.

Selain Alpukat, ada lagi jenis tanaman lain yang diminati masyarakat seperti Kelengkeng, aneka jeruk, sawo, mangga jambu dan berbagai tanaman buah lainnya. Dia mengaku penjualan serta pengiriman bibit tanaman ini sudah tersebar hampir ke seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga :  PPKM Darurat, Pelaku UMKM di Kediri Kehabisan Modal

Sedangkan untuk permintaan terbesar ada di daerah Jawa dan Sumatera. Bahkan sudah sampai ke luar negeri seperti Malaysia. Meski terkendala faktor pengiriman omzet yang dihasilkan pun sudah mencapai ratusan juta rupiah.

“Kalau untuk impor hanya ke Malaysia, mungkin hanya 5 sampai 10 batang. Soalnya terkendala pengiriman juga kalau keluar negeri,” tambahnya.

Untuk mencukupi kebutuhan permintaan para konsumen, pihaknya memberdayakan warga sekitar guna melakukan penanaman bibit di rumahnya masing-masing.

“Untuk pemberdayaannya berawal sering berkumpul melakukan pembibitan pucuk sambung. Jadi selama pandemi ini mereka bisa membawa sendiri ke rumah. Melakukan sambung pucuk di rumah masing-masing,” tutupnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait