Sekarang Ada Denda Khusus bagi Pengemudi yang Mengemudi Sambil Merokok, Main HP, dan Dengar Musik - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Sekarang Ada Denda Khusus bagi Pengemudi yang Mengemudi Sambil Merokok, Main HP, dan Dengar Musik

Para pengemudi kendaraan, terutama pengemudi mobil banyak yang masih terbiasa mengemudi sambil bermain HP atau merokok.

Termasuk untuk mengatasi penat, para sopir biasanya mendengarkan musik serta radio.

Jika mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 junto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, hal itu jelas melanggar dan bisa ditindaktegas dengan tilang bahkan hingga pidana 3 bulan.

Sebab dalam mengemudi, membutuhkan konsentrasi penuh.

“Setiap bentuk kegiatan yang mengganggu konsentrasi mengemudi dan mengakibatkan bahaya kecelakaan dapat ditindak. Tapi tetap mengacu ke UU Lalu Lintas. Entah itu main HP, mabuk, dan bentuk kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi,” ungkap Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro dihubungi kami (1/4/2019).

Baca Juga :  Plester Alami dari Binahong, Inovasi Mahasiswa UB Percepat Penyembuhan Sariawan

Aturan keharusan berkonsentrasi penuh saat berkendara pun juga telah diatur dalam UU.

Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009, Pasal 106 Ayat 1 disebutkan jelas bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Jika melanggar, sanksinya diatur dalam Pasal 283.

Di situ disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Baca Juga :  Sutiaji Ajak Penyuluh Agama Wujudkan Binadamai dan Nirkekerasan

“Maka dari itu, kami imbau masyarakat tetap tertib berlalu lintas, patuhi rambu-rambu, gunakan sabuk pengaman, serta lengkapi kelengkapan lain saat berkendara, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Kanal Terkait