Sejumlah Bahan Pokok di Kabupaten Kediri Terpantau Masih Tinggi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pasar Wates Kabupaten Kediri (Anis Firmansyah/satukanal)
Pasar Wates Kabupaten Kediri (Anis Firmansyah/satukanal)
BERITA Kanal Straight

Sejumlah Bahan Pokok di Kabupaten Kediri Terpantau Masih Tinggi

Satukanal.com, Kediri – Sejumlah komoditi di pasar Kabupaten Kediri terpantau mengalami kenaikan harga cukup drastis di awal Januari ini. Beberapa komoditi yang terpantau naik antara lain tepung terigu, daging ayam ras, dan minyak goreng.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Tutik Purwaningsih, mengatakan kenaikan ini terjadi sebelum perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Bahkan setelah Nataru, sudah ada penurunan, namun beberapa komoditas lainnya masih tinggi.

“Perhari ini, Rabu (12/1) input jam 14.00 harga di beberapa pasar, pasar Wates itu hari ini yang masih tinggi Tepung per hari ini Rp8.000, daging ayam Rp34.000, minyak goreng kisaran Rp19.000 – Rp20.000,” kata Tutik, saat dikonfirmasi satukanal.com, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga :  Jelang Liga 3 Nasional, 14 Pemain Persedikab Kediri Bakal Dicoret

Dia menjelaskan kenaikan sejumlah bahan makanan ini disebabkan dari faktor nasional dan internasional. Seperti halnya minyak goreng, disebabkan kenaikan harga minyak mentah internasional.

Selain itu, disebutkan dampak pencabutan aturan pelarangan distribusi minyak curah ke kemasan. Dimana turut menghambat distribusi pasokan penjualan minyak goreng ke beberapa daerah.

“Kalau kami belum bisa intervensi terlalu jauh, karena ini produk pabrikan dan berlaku nasional. Tidak hanya terjadi di kabupaten Kediri,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Tersangka Kasus Korupsi BPNT di Kediri Dinyatakan Positif Covid-19

Menurut Tutik, kenaikan hejumlah harga pokok ini menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Khususnya para pelaku usaha yang membuat makanan mengandalkan bahan baku utamanya.

“Karen kalau minyak goreng naik, banyak pelaku usaha betul-betul terdampak. Beberapa mulai dari awal kenaikan mereka (pedagang) mengeluh,” pungkasnya.

 

Pewarta: Anis Firmansyah 
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait