Sederhana dan Erat dengan Nuansa Alam, Desain Rustic Kembali Diminati Milenial - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Sederhana dan Erat dengan Nuansa Alam, Desain Rustic Kembali Diminati Milenial
Gambaran rumah bernuansa rustic (Foto: Istimewa)
BERITA Kanal Artikel Kanal Highlight

Sederhana dan Erat dengan Nuansa Alam, Desain Rustic Kembali Diminati Milenial

Satukanal.com, Nasional – Akhir-akhir ini tengah tren desain rustic di kalangan masyarakat, terutama bagi para desain interior ataupun penyedia jasa wedding organizer. Diketahui, desain rustic identik dengan hal-hal yang bernuansa klasik maupun etnik.

Desain ini cocok bagi pecinta desain vintage yang masih natural dan sedikit sentuhan gaya pedesaan. Selain itu, desain rustic juga menciptakan nuansa hangat di interior maupun eksterior rumah.

Secara sederhana, rastik dapat didefinisikan sebagai sebuah gaya  yang lebih berfokus untuk menonjolkan kesan alami pada sebuah hunian.

Tema rustic ini lebih condong bergaya country dengan penggunaan material bertekstur kuat (kayu, batuan, maupun bata ekspos), merupakan contoh dari gaya rustic yang dapat diterapkan pada hunian.

Walaupun kerap disetarakan dengan “kuno dan tua”, kini desain rustic dipadukan dengan gaya modern sehingga melahirkan rustic modern yang lebih cantik dan bisa diterima oleh kebanyakan orang.

Selain mengaplikasikan desain rustic pada rumah, konsep pernikahan di ruang terbuka dengan tema rustic bisa menjadi salah satu pilihan dan kini kian di gemari masyarakat khususnya kaum milenial.

Bagi kalian yang cocok dengan desain satu ini dan ingin mendalami kekhasan dari desain rustic, simak ulasan dari Satukanal.com berikut ini:

1. Asal mula desain rustic

Dilansir dari laman rumah.com, menurut sejarahnya, pada era Romawi hingga Renaisans, gaya rustic lebih memusatkan diri pada finishing fasad dengan bebatuan yang teksturnya kasar dan kontras, lengkap dengan ornamen pendukung yang dapat mempercantik sebuah ruangan rumah.

Baca Juga :  Lantai Vinyl atau Lantai Parket, Mana yang Lebih Awet?

Namun, di abad ke-18, ciri unfinished gaya rustic diaplikasikan oleh masyarakat pada saat itu melalui material kayu yang dilapisi pasir sehingga menyerupai sebuah batu.

Berkembangnya ide dan kreasi, membuat rustic kini identik dengan elemen yang bentuknya tidak sama, acak, dan bertentangan dengan kerapihan, lewat material yang dibiarkan unfinished dan bertekstur kasar.

2. Desain rustic ternyata sudah ada di Indonesia sejak dahulu

Di Indonesia sendiri, gaya rustic sebenarnya sudah sering diterapkan, terutama untuk bangunan rumah yang menganut paham seperti:

  1. Arsitektur tradisional
  2. Rumah-rumah adat
  3. Rumah tradisional.

Sehingga, pada hakikatnya rustic adalah penyebutan baru yang berasal dari istilah asing, yang sesungguhnya sudah lebih dulu tren di Indonesia.

Seperti halnya, rumah-rumah di lingkungan desa atau rumah adat yang dibuat dari kayu kasar. Tampilan luar rumah ini bisa dikategorikan kedalam gaya rustic karena memiliki kesan material yang cukup kuat, dengan tidak difinishing, diamplas, atau diaci.

3. Didominasi warna tanah yang hangat

Selain menggunakan material alam, desain gaya rustic juga dapat dikenali dengan penggunaan warna-warna tanah yang hangat seperti coklat dan abu-abu. Pilihan warna rustic juga diadaptasi dari warna-warna alam misalnya saja warna bebatuan, batang kayu, lumpur, dan tanah.

Baca Juga :  5 Jenis Pertolongan Pertama Dasar yang Wajib Dipahami

Selain warna-warna alam, terdapat juga pilihan warna cerah namun tetap memberikan kesan hangat pada rumah diantaranya seperti:

  1. Merah,
  2. Kuning,
  3. Orange.

4. Tiang penyangga menggunakan kayu

Salah satu elemen lain yang akan ditemukan dalam desain gaya rustic adalah tiang penyangga kayu. Untuk lebih memperkuat kesan rustic itu sendiri, kayu yang digunakan merupakan kayu mentah dengan warna asli.

Penggunaan tiang penyangga kayu akan memberikan karakter yang lebih kuat di seluruh ruangan dan pada saat yang bersamaan menyatukan seluruh elemen rustic dalam ruangan tersebut mulai dari lantai hingga ke langit-langit

5. Sederhana

Fokus dari desain rustic adalah pada bahannya bukan pada desainnya. Karena itu, rustic indetik dengan pola potongan yang sangat sederhana. Misalnya meja dan kursi yang ramping memungkinkan mata untuk fokus pada fungsi benda tersebut dibandingkan dengan bentuknya.

Selain itu, dekorasi rustic merupakan salah satu gaya desain termudah untuk dapat dikerjaan sendiri. Pilihan warna dan bahan yang alami dan hangat, akan menambah kesan rustic pada rumah.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait