Sebagai Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan Pada Masa Covid-19, Pemkot Mojokerto Adakan Pelatihan Probiotik dan Pupuk Cair | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pelatihan Probiotik dan Pupuk Cair Di Mojokerto, sebagai Upaya Memperkuat Ketahan Pangan Pada Masa Covid-19
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Sebagai Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan Pada Masa Covid-19, Pemkot Mojokerto Adakan Pelatihan Probiotik dan Pupuk Cair

SATUKANAL.com, MOJOKERTO Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka Pelatihan Probiotik dan pupuk cair tahun 2020 yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Tenaga Kerja (Diskouminaker) Kota Mojokerto. Pelatihan ini dilaksanakan di Astoria Convention Hall pada senin (9/11/2020) sebagai bentuk pembinaan serta pelatihan keterampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat.

Menurut Ning Ita selaku Wali Kota Mojokerto menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tindak lanjut strategi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat ketahanan ekonomi. Mengingat, saat ini pergerakan ekonomi semakin melemah akibat dari pandemi covid-19.

Baca Juga :  Pemkot Mojokerto Gelar Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Bagi Pelaku UKM Kota Mojokerto

“Strategi tersebut dilakukan dengan cara membentuk kelompok-kelompok dibidang pertanian yang ada di Kota Mojokerto. kemudian diberikan pelatihan serta pengembangan terkait probiotik dan pupuk cair organik,” Ungkap Ning Ita menambahkan.


Pelatihan Probiotik dan pupuk cair ini ditujukan kepada kelompok petani kecil di Mojokerto. Hal ini dikarenakan, banyak dari mereka yang masih tergantung kepada pupuk anorganik atau kimia yang harganya relatif mahal.

Dengan adanya pelatihan ini, kelompok petani akan mendapatkan pemahaman terkait pupuk organik cair. Mereka juga akan tahu teknik pembuatan pupuk cair organik ini. Sehingga kemudian dapat diaplikasikan secara nyata di lapangan guna membantu kehidupan sehari-harinya.

Baca Juga :  Pimpin FGD Pendirian BUMD Majanusa, WaWali Mojokerto Harapkan BUMD Baru Jadi Kebanggaan

Untuk kedepannya, Ning Ita juga berharap adanya pengembangan usaha produksi pupuk cair organik mandiri yang dikelola oleh kelompok masyarakat. Ning Ita menyampaikan bahwa usaha produksi tersebut tentunya dapat berjalan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan baku lokal.

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait